Pilih Cincin di Toko dan Dimasukkan ke Saku Celana, WNA Amerika Ditangkap Warga

Kompas.com - 18/06/2020, 17:47 WIB
Tangkapan layar video yang memperlihatkan WN Amerika Serikat berinisial MDP ditangkap warga karena diduga mencuri perhiasan emas. TANGKAPAN LAYAR @PUPINABALITangkapan layar video yang memperlihatkan WN Amerika Serikat berinisial MDP ditangkap warga karena diduga mencuri perhiasan emas.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - MDP warga negara Amerika Seikat ditangkap warga karena diduga mencuri cincin emas di wilayah Kuta, Badung pada Rabu (16/6/2020) sekitar pukul 11.30 WIB.

Hari itu, MDP datang ke sebuah toko di Jalan Kendedes, Kuta. Ia kemudian memilih-milih perhiasan di toko tersebut. Pilihannya jatuh pada cincin emas seberat 1,83 gram.

Saat pemilik toko lengah, MDP memasukkan cincin itu ke saku celananya. Ia lalu kabur meninggalkan toko.

Baca juga: Viral, Video WN Amerika Ditangkap Warga karena Diduga Mencuri Perhiasan Emas

Tak berapa lama pelaku menyadari jika cincinnya tidak ada. Pemilik toko itu langsung mengejar MDP yang hendak menaiki sepeda motor.

Pemilik toko langsung berteriak dan warga mulai berdatangan. Massa mengejar MDP hinggga di depan Vihara Kuta.

Di lokasi tersebut, warga menangkap MDP dan menemukan cincin emas di saku celananya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Viral Video Rambut Perempuan di Aceh Dipotong dengan Pisau karena Mencuri, Polisi Sebut Sindikat Pencurian

Video penangkapan MDP sempat viral di media sosial. Di video tersebut, terlihat beberapa warga hendak memukul WNA. Namun tindakan tersebut dihentikan oleh warga lain.

MDP terlihat berteriak dan memohon saat beberapa warga memegang tangan dan kakinya.

Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Bagus Nagara Baranacita mengatakan MDP kemudian diperiksa intensif di Polsek Kuta.

Baca juga: Wanita Ini Tepergok Mencuri di Pasar, Rambutnya Dipotong dengan Pisau

Namun pelaku tidak mau mengakui perbuatannya. Menurut Baranacita, kepada penyidik, MDP menyebut insiden tersebut terjadi karena salah paham.

"Pelaku tidak kooperatif dan tidak mengakui perbuatannya dan mengaku telah terjadi salah paham," kata dia.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Imam Rosidin | Editor: Dheri Agriesta)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Regional
Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X