Kompas.com - 15/06/2020, 08:49 WIB
Cek suhu tubuh terhadap calon penumpang KA di Stasiun Purwokerto, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/DOK KAI DAOP 5Cek suhu tubuh terhadap calon penumpang KA di Stasiun Purwokerto, Jawa Tengah.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Puluhan calon penumpang di stasiun wilayah Daop 5 Purwokerto, Jawa Tengah, ditolak naik kereta api (KA) jarak jauh akibat tidak mengantongi hasil rapid test.

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto mengatakan, sejak KA jarak jauh dioperasikan Jumat (12/6/2020), terdapat sebanyak 79 calon penumpang yang ditolak naik KA.

"Kebanyakan yang belum rapid test. Tanggal 12 Juni ada 13 calon penumpang yang ditolak, tanggal 13 Juni ada 12 penumpang dan tanggal 14 Juni sebanyak 65 penumpang," kata Supriyanto saat dihubungi, Senin (15/6/2020).

Baca juga: Protokol Kesehatan bagi Operator dan Penumpang Kereta Api Antar Kota

Supriyanto menjelaskan, calon penumpang wajib menyertakan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku tujuh hari atau surat keterangan uji rapid test dengan hasil non-reaktif yang berlaku tiga hari saat keberangkatan.

Lebih lanjut Supriyanto mengatakan, sejak 12 Juni sejumlah KA yang melintas di wilayah Daop 5 mulai beroperasi kembali.

Yaitu KA Serayu Pagi relasi Purwokerto - Kiaracondong - Pasar Senen PP, kemudian KA Ranggajati, relasi Cirebon - Purwokerto - Surabaya Gubeng - Jember PP, KA Kahuripan, relasi Blitar - Kiaracondong, Bandung pp dan KA lokal Prameks, relasi Kutoarjo - Solo PP.

"Dan mulai 14 Juni 2020, kembali beroperasi KA Bengawan relasi Purwosari - Purwokerto - Jakarta Pasar Senen PP," ujar Supriyanto.

Baca juga: Kereta Api Beroperasi Besok, Ini Hal yang Perlu Diketahui Penumpang

Tiket dapat dipesan secara online melalui aplikasi KAI Access dan di channel online lainnya mulai H-7 keberangkatan KA.

Sedangkan penjualan tiket di loket stasiun hanya melayani pembelian go show atau tiga jam sebelum jadwal KA.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X