Terekam CCTV, Ibu Biologis Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik Ditangkap

Kompas.com - 13/06/2020, 18:36 WIB
Ilustrasi penjara. The GuardianIlustrasi penjara.

BATAM, KOMPAS.com – Aparat kepolisian akhirnya menangkap EK (21), ibu biologis dari mayat bayi yang dimasukan ke dalam kantong plastik yang dibuang di tempat sampah.

Mayat bayi malang itu ditemukan di tempat sampah Perum Citra Indah, di Kelurahan Teluk Tering Kecamatan Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) Jumat (12/6/2020) pagi.

EK diamankan sekitar pukul 13.30 WIB, Sabtu (13/6/2020), setelah aksi pelaku terekam CCTV di perumahan tersebut.

Kapolsek Batam Kota AKP Resti Octane Guchi mengatakan, pegungkapan ini setelah Tim Gabungan Subdit 3 Jatanras Polda Kepri dan Opsnal Reskrim Polresta Barelang serta Opsnal Polsek Batam Kota melakukan pengembangan dari ciri-ciri yang terekam di CCTV.

Baca juga: Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan di Tempat Sampah

Berbekal ciri-ciri tersebut, tim akhirnya mengamankan EK, yang kesehariannya sebagai pembantu rumah tangga di Perum Citra Indah.

“Dari hasil intrograsi, EK mengaku kalau dirinyalah yang merupakan ibu kandung dari mayat laki-laki yang ditemukan tempat sampah tersebut,” kata Guchi, Sabtu (13/6/2020).

Belum diketahui apa motif dari kasus ini. Kasus ini kini ditangani Unit PPA Satreskrim Polresta Barelang.

Pelaku beserta barang bukti satu buah handuk warna ungu dan satu buah gunting dibawa ke Polresta Barelang, guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku terancam Pasal 80 Ayat (3), (4) UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” kata Guchi.

Menyikapi hal tersebut, Kapolresta Barelang AKBP Purwadi membenarkan kalau ibu biologis dari mayat bayi tersebut telah ditagkap.

“Saat ini, tim lagi mengejar pelaku lainnya, yakni pacar EK yang identitasnya telah dikantongi tim gabungan,” kata Purwadi, melalui pesan WhatsApp.

Baca juga: Banjir Bandang Gorontalo, 62 Bayi dan 22 Balita Mengungsi

Sebelumnya, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan oleh petugas sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam saat mengambil sampah di perumahan tersebut.

Tidak ada kecurigaan bahwa barang dalam kantong platik tersebut mayat bayi.

Namun, setelah diperiksa, ternyata aroma busuk yang menyengat dari sela kantong plastik tersebut merupakan mayat bayi laki-laki.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Regional
Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Regional
Lunasi Utang Pilkada Rp 1 M, Mantan Calon Bupati Ngaku Kepepet Edarkan Uang Palsu

Lunasi Utang Pilkada Rp 1 M, Mantan Calon Bupati Ngaku Kepepet Edarkan Uang Palsu

Regional
Jadi Korban Order Fiktif, Pengemudi Ojol Dapat Ganti Rugi dari GrabFood

Jadi Korban Order Fiktif, Pengemudi Ojol Dapat Ganti Rugi dari GrabFood

Regional
Kronologi Seorang Perempuan di Makassar Dikeroyok Tetangga gegara Status Facebook, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Perempuan di Makassar Dikeroyok Tetangga gegara Status Facebook, Pelaku Ditangkap

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Regional
Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Regional
Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Regional
38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

Regional
Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Regional
Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Regional
Kecelakaan Beruntun Truk Elpiji, Honda Jazz, dan Motor, Satu Orang Tewas, 3 Luka

Kecelakaan Beruntun Truk Elpiji, Honda Jazz, dan Motor, Satu Orang Tewas, 3 Luka

Regional
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Blora Tutup Sepekan

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Blora Tutup Sepekan

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang Landa Bogor, Rumah Rusak dan Kendaraan Terguling

Hujan Disertai Angin Kencang Landa Bogor, Rumah Rusak dan Kendaraan Terguling

Regional
Banten Dipastikan Punya Pemakaman Khusus Covid-19 di Kota Serang

Banten Dipastikan Punya Pemakaman Khusus Covid-19 di Kota Serang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X