Jembatan Molintogupo Hanyut Terseret Aliran Sungai Bone

Kompas.com - 11/06/2020, 16:37 WIB
Jembatan Molintogupo yang mengbubungkan Suwawa Tengah dan Suwawa Selatan ambruk terseret aliran Sungai Bone. Kedua daerah ini masih terisolir akibat luapan banjir. KOMPAS.COM/TANGKAPAN LAYARJembatan Molintogupo yang mengbubungkan Suwawa Tengah dan Suwawa Selatan ambruk terseret aliran Sungai Bone. Kedua daerah ini masih terisolir akibat luapan banjir.

GORONTALO, KOMPAS.comJembatan Molintogupo, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo hanyut diterjang aliran Sungai Bone yang mengalir deras akibat hujan di bagain hulu.

Jembatan  ini menghubungkan Kecamatan Suwawa Selatan dan Suwawa Tengah. Akibatnya masyarakat di Suwawa Selatan terancam terisolir karena jalur alternatif untuk menuju daerah lain terlalu jauh.

Ambruknya jembatan ini diabadikan oleh beberapa warga dari sisi Desa Molintogupo yang kemudian mengunggah di media sosial.

“Kami sudah mengirimkan personel ke lokasi, informasinya semua akses ke lokasi putus,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Provinsi Gorontalo Jefri Mewo, Kamis (11/6/2020).

Baca juga: Jenazah Pria Tergeletak di Bawah Jembatan Kurung Ogan Ilir

Jefri Mewo menerima informasi jika akses menuju Kecamatan Suwawa Tengah dan Suwawa Selatan tidak bisa dilalui. Luapan banjir yang besar telah merendam sejumlah desa di sekitarnya.

Desa di sejumlah kecamatan di Bone Bolango juga dikabarkan dihantam banjir, seperti di Kecamatan Pinogu, Suwawa Timur, Suwawa Tengah, Suwawa Selatan dan Kecamatan Bone.

Jembatan Molintogupo yang ambruk ini sebenarnya akan dipindah ke bagian lebih ke hilir beberapa ratus meter, karena posisi saat ini berada di belokan sungai.

Pada tahun 2016 jembatan ini ambruk setelah Sungai Bone yang meluap menyeretnya.

Setelah itu pemerintah membuat jembatan sementara dengan konstruksi baja, namun sebelum jembatan pengganti yang lebih kuat dibangun, luapan Sungai Bone kembali menyeretnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Hanya 1 Siswi yang Protes, Kakak Kelasnya Non-Muslim Pakai Kerudung Tak Protes'

"Hanya 1 Siswi yang Protes, Kakak Kelasnya Non-Muslim Pakai Kerudung Tak Protes"

Regional
Hasil Rapid Reaktif, Oknum Polisi Pasien Covid-19 Terekam Mesum di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Hasil Rapid Reaktif, Oknum Polisi Pasien Covid-19 Terekam Mesum di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Regional
Wagub Jabar Bikin Kampung Santri, Muslimah Harus Berkerudung dan Pasar Tutup Jelang Shalat Jumat

Wagub Jabar Bikin Kampung Santri, Muslimah Harus Berkerudung dan Pasar Tutup Jelang Shalat Jumat

Regional
Dedi Mulyadi: Menteri LHK Bertugas Rawat Alam, Bukan Salahkan Hujan

Dedi Mulyadi: Menteri LHK Bertugas Rawat Alam, Bukan Salahkan Hujan

Regional
Keluhan Petani di Depan Kapolres: Tak Harus Ada Pupuk Bersubsidi, yang Penting Mudah Mendapatkannya

Keluhan Petani di Depan Kapolres: Tak Harus Ada Pupuk Bersubsidi, yang Penting Mudah Mendapatkannya

Regional
Fakta Paman Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Paman Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Penjelasan Polisi soal Aksi Pengejaran Truk di Tol Pasuruan yang Viral

Penjelasan Polisi soal Aksi Pengejaran Truk di Tol Pasuruan yang Viral

Regional
Kondisi Gunung Merapi Sepekan Terakhir, Terjadi 282 Kali Guguran Lava Pijar

Kondisi Gunung Merapi Sepekan Terakhir, Terjadi 282 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
'Saya Dipanggil karena Anak Saya Tidak Pakai Jilbab'

"Saya Dipanggil karena Anak Saya Tidak Pakai Jilbab"

Regional
Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Bertemu Sri Sultan HB X dan Menteri KP

Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Bertemu Sri Sultan HB X dan Menteri KP

Regional
Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan Terancam 10 Tahun Penjara

Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya | Ini Rahasia Suku Baduy Setahun Pandemi Nol Kasus Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya | Ini Rahasia Suku Baduy Setahun Pandemi Nol Kasus Covid-19

Regional
Soal Siswi Non-Muslim Wajib Jilbab, Kepala SMKN 2 Padang Minta Maaf

Soal Siswi Non-Muslim Wajib Jilbab, Kepala SMKN 2 Padang Minta Maaf

Regional
Pasien Covid-19 yang Mesum di Ruang Isolasi Diduga Polisi, Kapolres: Langsung Didatangi Propam

Pasien Covid-19 yang Mesum di Ruang Isolasi Diduga Polisi, Kapolres: Langsung Didatangi Propam

Regional
Ini Pengakuan Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan

Ini Pengakuan Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X