Polisi Tangkap Kakek 70 Tahun Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Anak Laki-laki di Jambi

Kompas.com - 10/06/2020, 13:48 WIB
Ilustrasi polisi KOMPAS.com/NURSITA SARIIlustrasi polisi

KOMPAS.com - Setelah melakukan penyelidikan dan penyidikan, polisi akhirnya berhasil menangkap IS (70), kakek yang diduga melakukan pelecehan terhadap beberapa anak laki-laki di Jambi.

Pelaku ditangkap setelah, adanya laporan dari EH (39), orangtua korban yang merupakan ketua RT di Desa Penyengat Olak, ke polisi.

Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto mengatakan, terduga pelaku pelecehan seksual merupakan kakek berusia 70 tahun berinisial IS, warga Kecamatan Jaluko. Dia penjual martabak.

Baca juga: Anaknya Jadi Korban Pelecehan Kakek 70 Tahun, Ketua RT Lapor Polisi

Pelaku diduga melakukan aksinya terhadap anak di bawah umur sejak 27 Mei 2020, di Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jaluko Kabupaten Muarojambi.

"Sementara pelaku kita amankan untuk minta keterangan lebih lanjut dan pengembangan kasus," katanya dikutip dari TribunJambi.com.

Kata Ardiyanto, korban dugaan pelecehan seksual merupakan anak laki-laki remaja tanggung usia diperkirakan sekitar 12-15 tahun.

Baca juga: Ayah di Lampung Perkosa Anak Kandung Selama 13 Tahun, Terungkap Setelah Korban Menikah

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan Partai Nasdem soal Dugaan Mahar Politik di Pilkada Kabupaten Semarang 2020

Penjelasan Partai Nasdem soal Dugaan Mahar Politik di Pilkada Kabupaten Semarang 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Agustus 2020

Regional
Wali Kota Serang Izinkan Masyarakat Gelar Lomba 17 Agustus

Wali Kota Serang Izinkan Masyarakat Gelar Lomba 17 Agustus

Regional
Terpuruk Hadapi Resesi, Para Petani Pun Merugi

Terpuruk Hadapi Resesi, Para Petani Pun Merugi

Regional
Balas Dendam, Pria di Makassar Aniaya Rekannya dengan Busur Panah

Balas Dendam, Pria di Makassar Aniaya Rekannya dengan Busur Panah

Regional
Jebol Dinding Sel Tahanan, 8 Orang Kabur dari Polsek Medan Area

Jebol Dinding Sel Tahanan, 8 Orang Kabur dari Polsek Medan Area

Regional
Sungai Citarum Menghitam dan Bau, Satgas Temukan Pencemaran dari Limbah Rumah Tangga

Sungai Citarum Menghitam dan Bau, Satgas Temukan Pencemaran dari Limbah Rumah Tangga

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 7 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 7 Agustus 2020

Regional
Jelang Pilkada Tasikmalaya, Puluhan Ribu Pemilih Meninggal Masih Terdaftar di DPT

Jelang Pilkada Tasikmalaya, Puluhan Ribu Pemilih Meninggal Masih Terdaftar di DPT

Regional
3 Anggota Dewan Sembuh dari Covid-19, Ketua DPRD: Berkat Kedisiplinan

3 Anggota Dewan Sembuh dari Covid-19, Ketua DPRD: Berkat Kedisiplinan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 7 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 7 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 7 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 7 Agustus 2020

Regional
Gempa Magnitudo 5,5 di Buru Selatan, Warga Lari Berhamburan Keluar Rumah

Gempa Magnitudo 5,5 di Buru Selatan, Warga Lari Berhamburan Keluar Rumah

Regional
Update Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditangkap di Kapuas dan Status Mahasiswa Dicopot

Update Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditangkap di Kapuas dan Status Mahasiswa Dicopot

Regional
Indriana Kebal Diolok-olok Temannya karena Tinggal di Kandang Ayam, Janji Belikan Ibu Rumah

Indriana Kebal Diolok-olok Temannya karena Tinggal di Kandang Ayam, Janji Belikan Ibu Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X