Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hari Terakhir PSBB Surabaya Raya Catat 261 Kasus Baru Covid-19

Kompas.com - 09/06/2020, 12:54 WIB
Achmad Faizal,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Hari terakhir pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) wilayah Surabaya Raya (Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik) Senin (8/6/2020), tercatat kasus Covid-19 masih tinggi.

Di Surabaya Raya, total kasus Covid-19 dilaporkan sebanyak 261 kasus.

Terbanyak masih disumbang Surabaya sebanyak 236 kasus sehingga total 3.360 kasus, di Kabupaten Sidoarjo tambahan kasus sebanyak 20 kasus sehingga total 775 kasus, sementara di Kabupaten Gresik ada tambahan 5 kasus sehingga total ada 219 kasus Covid-19.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan, ada 6 poin menurut WHO sebagai syarat transisi menuju new normal, salah satunya adalah angka penyebaran kasus 1,0 selama 2 pekan.

Baca juga: Ditemukan 2 Kasus Covid-19, Kantor Disbudpar Surabaya Ditutup 2 Pekan

"Daerah memang belum memenuhi, tapi paling tidak harus punya terget waktu untuk memenuhi syarat tersebut," terang Khofifah, usai rapat evaluasi PSBB, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (8/6/2020) malam.

PSBB untuk wilayah Surabaya Raya (Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik) diputuskan tidak diperpanjang atau berakhir di tahap III Senin (8/6/2020).

Namun, usai PSBB, Surabaya Raya akan memasuki masa transisi selama 2 pekan.

Draft peraturan ketiga kepala daerah maupun gubernur yang menjelaskan teknis masa transisi, kata Sekdaprov Jawa Timur selaku Koordinator PSBB Jawa Timur, Heru Tjahjono, akan dibahas Selasa (9/6/2020).

"Regulasinya akan dibahas oleh kepala daerah di sini," terang dia.

Regulasi dimaksud adalah peraturan wali kota, peraturan bupati dan peraturan Gubernur Jatim yang mengatur teknis selama masa transisi.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com