Hanya Bisa Diakses Lewat Manado, Kepulauan Sitaro Nihil Kasus Covid-19

Kompas.com - 09/06/2020, 03:42 WIB
Bupati Sitaro Evangelian Sasingen saat memberikan bantuan ke warga Dok. Humas Pemkab SitaroBupati Sitaro Evangelian Sasingen saat memberikan bantuan ke warga

MANADO, KOMPAS.com - Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro ( Sitaro), Sulawesi Utara, merupakan satu dari sejumlah daerah di Indonesia yang nihil kasus Covid-19.

Sejak wabah virus corona mewabah di Indonesia pada Maret 2020, Gugus Tugas Covid-19 Sitaro sempat merawat ada empat pasien dalam pengawasan (PDP).

Tiga di antaranya sudah dipastikan tidak terinfeksi virus corona setelah sampel liur tenggorokannya diperiksa dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

Baca juga: Sempat Nihil 2 Pekan, Muncul 1 Kasus Covid-19 di Kota Magelang

Sedangkan satu pasien lainnya meninggal dunia. Pasien ini belum sempat diperiksa sampel lendir tenggorokannya, tapi pemakamannya dilakukan sesuai prosedur Covid-19.

Letak Sitaro yang berada di kawasan kepulauan barangkali ikut menghambat penyebaran virus ke sana.

Bupati Sitaro Evangelian Sasingen mengatakan, untuk sampai ke daerahnya hanya ada satu akses yaitu dengan kapal ferry dari Manado, ibu kota Sulawesi Utara.

Saat Covid-19 mulai merebak di Manado, Evangelian tidak menutup akses keluar masuk ke daerahnya.

Namun, jumlah kunjungan orang ke Sitaro berkurang sendirinya karena perusahaan pelayaran yang mengurangi operasionalnya.

Baca juga: Sempat Nihil, Kulon Progo Muncul Satu Pasien Positif Covid-19

Kesadaran masyarakat yang baru kembali dari luar Sitaro, dianggap Evangelian juga turut membantu tidak adanya penularan virus corona.

"Ini karena kasadaran masyarakat tidak keluar daerah. Apabila memang ada tugas penting keluar Sitaro, saat orang itu balik Sitaro dia harus masuk rumah tunggu selama dua minggu dan tidak bisa beraktivitas di luar," kata Evangelian saat dihubungi Kompas.com, Senin (8/6/2020).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Regional
Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Regional
Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Regional
Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Regional
Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Regional
'Kalau Mau Kriminalisasi Langsung Saja, Enggak Usah Berbelit-belit Pakai Prosedur Ngawur'

"Kalau Mau Kriminalisasi Langsung Saja, Enggak Usah Berbelit-belit Pakai Prosedur Ngawur"

Regional
Siswa yang Nikah Dini di Lombok Tengah Didenda Membayar Sejumlah Uang ke Sekolah, Ini Alasannya

Siswa yang Nikah Dini di Lombok Tengah Didenda Membayar Sejumlah Uang ke Sekolah, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X