Terduga Teroris yang Ditangkap di Mempawah Dapat Informasi ISIS dari Media Sosial

Kompas.com - 05/06/2020, 21:50 WIB
Suasana penangkapan seorang pria terduga terkait ISIS di Jalan Raya Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Jumat (5/6/2020) sore. istimewaSuasana penangkapan seorang pria terduga terkait ISIS di Jalan Raya Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Jumat (5/6/2020) sore.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dan Brimob Polda Kalimantan Barat menangkap seorang laki-laki yang diduga terkait jaringan teroris ISIS.

Penangkapan berlangsung di sebuah depot pengisian air minum, Jalan Raya Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (5/6/2020) sore

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go mengatakan, terduga teroris tersebut berinisial AR berusia 21 tahun.

Dia mengetahui informasi terkait ISIS karena bergabung dalam sebuah grup media sosial.

“Informasi sementara yang diterima, terduga tergabung dalam grup di media sosial yang membahas mengenai terorisme,” kata Donny dalam kepada wartawan, Jumat malam.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Seorang Pria di Mempawah, Diduga Terkait Jaringan ISIS

Saat ini, Tim Densus 88 telah mengamankan sebuah ponsel yang digunakan terduga untuk berkomunikasi dengan jaringannya.

“Barang bukti yang diamankan dan disita oleh Densus 88 sebuah ponsel yang digunakan untuk mendapatkan informasi mengenai terorisme dan jaringannya, selanjutnya yang bersangkutan diduga kuat bagian dari jaringan teroris,” ungkap Donny.

Donny menerangkan, keterlibatan Polda Kalbar dalam pengungkapan tersebut hanya mem-back up Tim Densus 88. Saat ini, terduga masih dalam pemeriksaan dan pendalaman Tim Densus 88.

“Polda Kalbar dalam hal ini melakukan back up saja. Terkait penanganan tindak lanjut dan kronologis pengungkapan menjadi domain Densus 88 Mabes Polri,” terang Donny.

Baca juga: Densus 88 Tangkap 6 Terduga Teroris Tiga Hari Sebelum Lebaran

Selain menangkap satu orang terduga teroris, polisi juga menyita satu katana, dua pisau sangkur, satu bungkus black powder, dan satu bungkus belerang.

Selain itu, ada amunisi senjata api laras panjang, topi lambang ISIS, jaket loreng, buku atau lembaran buku berisikan jihad, satu boks peralatan listrik berupa solder, baterai, dan kabel.

Kemudian juga diamankan sejumlah dokumen berupa KTP, paspor, serta buku tabungan. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cek Kesehatan Calon Kepala Daerah Bangka Belitung Kini Tak Lagi di Jakarta

Cek Kesehatan Calon Kepala Daerah Bangka Belitung Kini Tak Lagi di Jakarta

Regional
Bupati Probolinggo Tak Larang Warga Gelar Lomba Saat 17 Agustus, Ini Syaratnya

Bupati Probolinggo Tak Larang Warga Gelar Lomba Saat 17 Agustus, Ini Syaratnya

Regional
'Korban dan Buaya Sempat Muncul ke Permukaan Air, Lalu Masuk Kembali dan Menghilang'

"Korban dan Buaya Sempat Muncul ke Permukaan Air, Lalu Masuk Kembali dan Menghilang"

Regional
Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Kian Meluas, Drone Dikerahkan Awasi Pelaku Pembakaran

Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Kian Meluas, Drone Dikerahkan Awasi Pelaku Pembakaran

Regional
Mendagri Tito: Petahana yang Tak Serius Tangani Covid-19 Tidak Usah Dipilih

Mendagri Tito: Petahana yang Tak Serius Tangani Covid-19 Tidak Usah Dipilih

Regional
Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

Regional
Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ngaku sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Dibungkus Selimut

Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ngaku sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Dibungkus Selimut

Regional
Cerita Indriana Kebal Diejek karena Tinggal di Kandang Ayam, Ingin Sekolah dan Belikan Ibu Rumah

Cerita Indriana Kebal Diejek karena Tinggal di Kandang Ayam, Ingin Sekolah dan Belikan Ibu Rumah

Regional
2 Oknum Polisi Pengedar Narkoba Ditembak karena Melawan Saat Ditangkap

2 Oknum Polisi Pengedar Narkoba Ditembak karena Melawan Saat Ditangkap

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Haru Siswi SMK Tinggal di Bekas Kandang Ayam | Kesaksian Ibu Kehilangan Bayi di Rumah Sakit

[POPULER NUSANTARA] Cerita Haru Siswi SMK Tinggal di Bekas Kandang Ayam | Kesaksian Ibu Kehilangan Bayi di Rumah Sakit

Regional
Cerita Nurul, Ibu Hamil yang Didorong Begal hingga Jatuh dari Motor

Cerita Nurul, Ibu Hamil yang Didorong Begal hingga Jatuh dari Motor

Regional
Saat Buronan Narkoba Dilindungi, Petugas BNNK Dipukuli dan Mobil Digulingkan Secara Anarki

Saat Buronan Narkoba Dilindungi, Petugas BNNK Dipukuli dan Mobil Digulingkan Secara Anarki

Regional
Ini Penyebab Sopir Ambulans Mengantar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Ini Penyebab Sopir Ambulans Mengantar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Regional
Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Masih Didalami karena Tidak Ada Saksi

Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Masih Didalami karena Tidak Ada Saksi

Regional
Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X