Kompas.com - 02/06/2020, 15:51 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona


LAMPUNG, KOMPAS.com - Tidak ada orang yang terkonfirmasi terjangkit virus corona di Lampung Timur, dinilai sebagai buah kerja keras puskesmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur Nanang Salman Saleh mengatakan, apa yang dilakukan Gugus Tugas Covid-19 Lampung Timur sebenarnya sama seperti di kabupaten/kota lain.

Namun, sejak awal masa tanggap darurat virus corona diberlakukan, puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama langsung diberdayakan.

Baca juga: Pasien Positif Corona di Batam Bertambah 12 Orang

"Puskesmas jadi ujung tombak dengan koordinasi di tingkat desa sampai kabupaten," kata Nanang saat dihubungi, Selasa (2/6/2020).

Nanang menjelaskan, pendekatan khusus dilakukan oleh tenaga kesehatan di puskesmas saat berhadapan dengan masyarakat.

Salah satunya, cepat tanggap dengan informasi yang beredar di masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena langsung bersentuhan dengan masyarakat, jadi informasi bisa langsung dipastikan," kata Nanang.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 1 Juni 2020

Saat ada warga yang berobat, terutama yang mengalami gejala mirip Covid-19, maka tenaga medis di puskesmas bisa langsung menangani.

Misalnya ketika menangani orang dalam pemantauan (ODP), menurut Nanang, petugas puskesmas langsung membawa pasien ke RS Sukadana, Lampung Timur.

"Jika ternyata ODP itu bergejala, langsung diisolasi di RS Sukadana, begitu juga dengan PDP," kata Nanang.

Halaman:


25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X