Perawat Diintimidasi Usai Periksa Pasien Covid-19, Polisi: Kami Selidiki

Kompas.com - 02/06/2020, 15:27 WIB
Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo ditemui dalam acara Tactical Floor Game dalam rangka Sispamkota untuk Menghadapi Situasi Kontijensi (Konflik Sosial Dampak Wabah Covid-19) di Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/6/2020). -Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo ditemui dalam acara Tactical Floor Game dalam rangka Sispamkota untuk Menghadapi Situasi Kontijensi (Konflik Sosial Dampak Wabah Covid-19) di Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/6/2020).

SRAGEN, KOMPAS.com - Polres Sragen masih melakukan penyelidikan terkait kasus ancaman serta intimidasi melalui pesan WhatsApp terhadap perawat Puskesmas Kedawung usai memeriksa pasien Covid-19.

"Kami sudah menerima laporan dari korban. Sementara masih dalam penyelidikan untuk pengungkapan kasus tersebut," kata Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo ditemui dalam acara "Tactical Floor Game" dalam rangka Sispamkota untuk Menghadapi Situasi Kontijensi (Konflik Sosial Dampak Wabah Covid-19) di Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/6/2020).

Raphael mengatakan kasus ancaman serta intimidasi terhadap perawat menjadi perhatian serius. Sehingga dirinya meminta penyidik untuk menuntaskan kasus tersebut.

"Kita juga berempati dan meminta kepada rekan-rekan (penyidik) bisa membantu untuk proses penyelidikan ini," terang dia.

Baca juga: Bupati Sragen Minta Polisi Usut Kasus Perawat Dintimidasi Usai Periksa Pasien Covid-19

Menurutnya, sudah ada empat saksi yang diperiksa terkait kasus ancaman dan intimidasi terhadap perawat.

Adapun kronologi kasus ancaman dan intimidasi bermula ketika perawat mendapat tugas dari Gugus Tugas Covid-19 melakukan pemeriksaan rapid test di wilayahnya tersebut.

Perawat tersebut melaksanakan tugas sesuai dengan arahan pimpinannya.

Setelah itu, perawat yang melaksanakan rapid test menerima pesan WhatsApp di ponsel miliknya berisi tentang ancaman serta intimidasi.

"(Pelaku) memberikan SMS atau WA kepada tenaga medis tersebut bahwa 'saya sudah tahu anda, nanti anda akan menerima akibatnya' seperti itu," kata Raphael.

Baca juga: Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Sebelumnya, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta polisi mengusut secara tuntas kasus ancaman serta intimidasi melalui pesan WhatsApp terhadap perawat Puskesmas Kedawung usai memeriksa pasien Covid-19.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah dan Anak Korban Tanah Longsor Tarakan Ditemukan Dalam Keadaan Berpelukan

Ayah dan Anak Korban Tanah Longsor Tarakan Ditemukan Dalam Keadaan Berpelukan

Regional
3 Rumah Tertimbun Tanah Longsor di Kota Tarakan, 4 Orang Tewas

3 Rumah Tertimbun Tanah Longsor di Kota Tarakan, 4 Orang Tewas

Regional
Cerita Tetangga Rumah Tua Milik Mantan Bupati yang Fotonya Viral di Media Sosial

Cerita Tetangga Rumah Tua Milik Mantan Bupati yang Fotonya Viral di Media Sosial

Regional
Cegah Potensi Penularan Covid-19, Begini Cara Pondok Pesantren Tebuireng

Cegah Potensi Penularan Covid-19, Begini Cara Pondok Pesantren Tebuireng

Regional
Cerita Santri dari Tempat Isolasi di Banyumas: Makan Tepat Waktu, 4 Sehat 5 Sempurna

Cerita Santri dari Tempat Isolasi di Banyumas: Makan Tepat Waktu, 4 Sehat 5 Sempurna

Regional
Ganjar Telepon Gus Miftah, Minta Batalkan Pengajian di Pemalang

Ganjar Telepon Gus Miftah, Minta Batalkan Pengajian di Pemalang

Regional
523 Kasus Aktif Covid-19 di NTB, Pemprov Jamin Ruang Isolasi Masih Mencukupi

523 Kasus Aktif Covid-19 di NTB, Pemprov Jamin Ruang Isolasi Masih Mencukupi

Regional
Pasien Covid-19 Membeludak, Gedung Isolasi RSUD Tasikmalaya Penuh

Pasien Covid-19 Membeludak, Gedung Isolasi RSUD Tasikmalaya Penuh

Regional
Atlet Arum Jeram Tanam Pohon dan Sebar Bibit Ikan di Sungai Wisata Pertama di Jatim

Atlet Arum Jeram Tanam Pohon dan Sebar Bibit Ikan di Sungai Wisata Pertama di Jatim

Regional
2 ASN di Nunukan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Transmisi Lokal

2 ASN di Nunukan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Transmisi Lokal

Regional
13 Pasien Sembuh dari Covid-19, Kabupaten Ende Bebas dari Corona

13 Pasien Sembuh dari Covid-19, Kabupaten Ende Bebas dari Corona

Regional
Pembunuhan Berencana Pengusaha Rental Mobil, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Pembunuhan Berencana Pengusaha Rental Mobil, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Regional
Polisi: Kecelakaan Maut di Jalintim Timur Berawal dari Mobil Putih yang Mengebut

Polisi: Kecelakaan Maut di Jalintim Timur Berawal dari Mobil Putih yang Mengebut

Regional
Baru 2 Minggu Bekerja Menyelam Cari Emas, Siswa SMA Tewas Tertimbun

Baru 2 Minggu Bekerja Menyelam Cari Emas, Siswa SMA Tewas Tertimbun

Regional
Terombang-ambing karena Perahu Terbalik di Laut, 6 Nelayan Ditemukan Selamat

Terombang-ambing karena Perahu Terbalik di Laut, 6 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X