Hebohkan Warga, Balon Udara Setinggi 7 Meter Jatuh di Depan Rumah

Kompas.com - 01/06/2020, 22:55 WIB
Masyarakat dihebohkan dengan jatuhnya sebuah benda dari langit tepat di depan rumah Suno, warga Dusun Sarip, Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (31/5/2020) malam. DOKUMEN WARGAMasyarakat dihebohkan dengan jatuhnya sebuah benda dari langit tepat di depan rumah Suno, warga Dusun Sarip, Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (31/5/2020) malam.

GROBOGAN, KOMPAS.com - Masyarakat dihebohkan dengan jatuhnya sebuah benda dari langit tepat di depan rumah Suno, warga Dusun Sarip, Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (31/5/2020) malam.

Belakangan setelah dipastikan, benda asing yang membuat penasaran tersebut adalah balon udara berukuran besar berbahan plastik.

Kepala Desa Karangasem, Kanto, mengatakan, balon udara tersebut memiliki tinggi 7 meter dan berdiameter 1 meter.

Baca juga: Polisi Periksa ASN di Ponorogo Terkait Penerbangan Balon Udara

Jatuhnya balon udara sekitar pukul 19.30 WIB tersebut mengejutkan masyarakat yang kebetulan sedang bersantai di depan rumah.

Terlebih, belum pernah ada kejadian serupa di desa yang di kelilingi kawasan hutan tersebut.

"Jatuhnya balon udara jadi tontonan warga," kata Kanto saat dihubungi Kompas.com, Senin (1/6/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Kanto, sebelumnya warga sempat melihat ada nyala api di langit sebelah utara Dusun Sarip. Selanjutnya, kata dia, nyala api itu kian meredup hingga akhirnya menghilang.

"Namun tak lama kemudian, ada benda asing yang jatuh di depan rumah Suno. Ternyata setelah dicek adalah balon udara," jelasnya.

Baca juga: Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Dijelaskan Kanto, pihak desa tidak mengetahui asal-usul balon udara tersebut. Meski demikian, balon udara tersebut diduga sengaja diciptakan untuk euforia sebuah perayaan.

"Bisa saja sebuah tradisi menerbangkan balon untuk syawalan dan lain sebagainya," ujar Kanto.

Sebelumnya, Polda Jateng masih mendalami banyaknya banyaknya balon udara yang terbang liar di wilayahnya beberapa hari terakhir.

Seluruh polres di jajaran Polda Jateng diminta untuk menelusuri sumber penerbangan balon.

"Kapolda memerintahkan kepada Polres untuk melakukan pengecekan, karena penerbangan balon udara berbahaya untuk penerbangan. Tentu ada sanksi hukumnya," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iskandar F Sutisna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.