Akhiri Kerja dari Rumah, ASN Pemkot Solo Masuk Kantor Mulai 2 Juni 2020

Kompas.com - 30/05/2020, 14:56 WIB
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. -Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

SOLO, KOMPAS.com - Pemkot Solo segera mengakhiri sistem kerja dari rumah (work from home) bagi para aparatur sipil negara ( ASN) setelah adanya persiapan new normal untuk beradaptasi dengan Covid-19.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, ASN mulai masuk kembali ke kantor pada 2 Juni 2020.

"Mulai tanggal 2 Juni 2020 ASN masuk ke kantor," kata Rudy di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (30/5/2020).

Baca juga: New Normal Mulai 5 Juni, ASN Diminta Tetap Patuhi Jam Kerja

Semua ASN yang masuk kantor wajib menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19 dengan memakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun atau membawa hand sanitizer sendiri.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Nomor 061.1/978 tentang Perubahan Keempat atas Surat Edaran Sekrearis Daerah Kota Surakarta Nomor 061.1/930 tentang Perubahan Ketiga atas Surat Edaran Nomor 061.1/725 tentang Petunjuk Teknis Perpanjangan Pelaksanaan Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Lingkungan Pemkot Surakarta.

Dalam surat edaran itu, ada enam poin tentang perubahan sistem kerja ASN dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemkot Solo.

Pertama, meniadakan ketentuan ASN di lingkungan Pemkot Solo dapat menjalankan tugas kedinasan dengan bekerja dari rumah dan ASN di lingkungan Pemkot Solo untuk masuk kerja sesuai jam kerja yang telah ditentukan.

Kedua, melakukan penyesuaian jam kerja ASN di lingkungan Pemkot Solo, yakni bagi organisasi perangkat daerah (OPD) yang efektif lima hari kerja dalam seminggu, Senin-Jumat.

Adapun waktunya Senin-Kamis pukul 07.30-15.30 WIB dan Jumat pukul 07.30-11.00 WIB.

Sementara itu, bagi OPD yang efektif enam hari kerja dalam seminggu, Senin-Sabtu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Regional
7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

Regional
KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

Regional
Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Regional
Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X