Hendak Pulang ke Rumah, 3 Warga Pontianak Timur Jadi Korban Penusukan

Kompas.com - 29/05/2020, 19:31 WIB
Pengeroyokan. Tribunnews.comPengeroyokan.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Sebanyak tiga warga Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menjadi korban penusukan oleh belasan pemuda menggunakan senjata tajam, Kamis (28/5/2020) malam.

Kapolresta Pontianak Kombes Komarudin mengatakan, peristiwa itu bermula ketika Bagas (22), Rusdiansyah (21) dan Yuliansyah (22) menggunakan sepeda motor hendak pulang ke rumahnya.

Saat berada di Jalan Paralel, Kelurahan Tanjung Hilir, muncul sekelompok pemuda lain, yang juga bersepeda motor, dan langsung memepet kendaraan korban.

"Korban sempat mencoba kabur, namun berhasil dihentikan, dan langsung terjadi pemukulan," kata Komarudin kepada wartawan, Jumat (29/5/2020).

Baca juga: 47 Pegawai RSUD Pontianak Dinyatakan Negatif Corona

Salah satu pelaku, kata dia, kemudian mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan langsung menusuk ketiga korban.

"Korban mengalami luka di kepala bagian rusuk sebelah kiri, tangan sebelah kiri, paha sebelah kiri, punggung sebelah kanan dan pinggang sebelah kiri," ucap Komarudin.

Baca juga: Wali Kota Pontianak: Penerapan New Normal Gagal Jika Masyarakat Tak Disiplin

Tak lama berselang, lanjutnya, 3 dari 12 pelaku berhasil akhirnya berhasil ditangkap.

"Anggota mendapati 3 pelaku telah diamankan oleh warga setempat. Sementara 9 orang lain masih buron," ungkap Komarudin.

Ketiga pelaku yang ditangkap yakni RZ (19), RK (18), dan MSF (18), seluruhnya warga Kelurahan Saigon, Kecamatan Pontianak Timur.

"Mereka kini di Polsek Pontianak Timur guna penyidikan lebih lanjut," pungkas Komarudin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya dan Istri Langsung Syok, Ternyata Anak Kami Satu-satunya Sudah Meninggal'

"Saya dan Istri Langsung Syok, Ternyata Anak Kami Satu-satunya Sudah Meninggal"

Regional
Cerita Mulyadi Tahu Anaknya Tewas Kecelakaan dari Media Sosial Setelah 11 Hari Pergi dari Rumah

Cerita Mulyadi Tahu Anaknya Tewas Kecelakaan dari Media Sosial Setelah 11 Hari Pergi dari Rumah

Regional
Kampus Unanda Palopo Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 6 Miliar

Kampus Unanda Palopo Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 6 Miliar

Regional
Soal Ditutupnya Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang, Nekat Langgar Protokol Kesehatan Meski Sudah Diperingatkan

Soal Ditutupnya Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang, Nekat Langgar Protokol Kesehatan Meski Sudah Diperingatkan

Regional
Pamit Pergi Berenang, Seorang ASN Ditemukan Tewas di Laut

Pamit Pergi Berenang, Seorang ASN Ditemukan Tewas di Laut

Regional
Terungkap, Ini Identitas Pria yang Tewas Ditabrak Truk Tangki Saat Bersila di Jalan

Terungkap, Ini Identitas Pria yang Tewas Ditabrak Truk Tangki Saat Bersila di Jalan

Regional
Cerita Serka Silvi Tinggalkan 2 Anak Balita demi Misi PBB ke Lebanon: Berat tapi Saya Tegarkan Hati

Cerita Serka Silvi Tinggalkan 2 Anak Balita demi Misi PBB ke Lebanon: Berat tapi Saya Tegarkan Hati

Regional
469 Petugas KPPS Kota Padang Reaktif Covid-19, Jika Positif Tidak Akan Diganti

469 Petugas KPPS Kota Padang Reaktif Covid-19, Jika Positif Tidak Akan Diganti

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan Data yang Tak Selaras

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan Data yang Tak Selaras

Regional
Jelang Pencoblosan Pilkada, Kota Serang, Cilegon dan Tangsel Masuk Zona Merah

Jelang Pencoblosan Pilkada, Kota Serang, Cilegon dan Tangsel Masuk Zona Merah

Regional
Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Ikut Pilkada, Mencoblos di TPS Terdekat

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Ikut Pilkada, Mencoblos di TPS Terdekat

Regional
Edarkan 'Pil Setan' ke Pelajar, Pria Asal Cianjur Diringkus Polisi

Edarkan "Pil Setan" ke Pelajar, Pria Asal Cianjur Diringkus Polisi

Regional
Diminta Klarifikasi Kampanye Bagi-bagi Kartu, Calon Bupati Ogan Ilir Mangkir Dipanggil Bawaslu

Diminta Klarifikasi Kampanye Bagi-bagi Kartu, Calon Bupati Ogan Ilir Mangkir Dipanggil Bawaslu

Regional
Modus Nikah Siri, Pelajar Dibawa Kabur dan Dicabuli Berkali-kali

Modus Nikah Siri, Pelajar Dibawa Kabur dan Dicabuli Berkali-kali

Regional
Hati-hati, 80 Persen Pintu Perlintasan Kereta Api Tidak Dijaga

Hati-hati, 80 Persen Pintu Perlintasan Kereta Api Tidak Dijaga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X