Langgar Aturan, Dinas LHK Bengkulu Telusuri Aktivitas Pemburu Rusa di Hutan Lindung

Kompas.com - 29/05/2020, 11:14 WIB
Mulyadi (tengah, kaus putih), berada di rumahnya. Mulyadi ditemukan di hutan setelah hilang selama lima hari saat berburu rusa di Hutan Lindung Bukit Daun. ISTIMEWAMulyadi (tengah, kaus putih), berada di rumahnya. Mulyadi ditemukan di hutan setelah hilang selama lima hari saat berburu rusa di Hutan Lindung Bukit Daun.

BENGKULU, KOMPAS.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu Sorjum Ahyan mengatakan, aktivitas berburu rusa di hutan lindung melanggar aturan.

Sorjum menanggapi kabar seorang pemburu rusa yang hilang di kawasan Hutan Lindung Bukit Daun Kabupaten Rejang Lebong.

Mulyadi, pemburu rusa yang hilang itu ditemukan lima hari kemudian dalam keadaan lemas. Mulyadi mengonsumsi beras dan air dari lumut untuk bertahan hidup.

Sorjum mengatakan, tindakan Mulyadi dan enam rekannya yang memasuki hutan lindung tanpa izin menyalahi aturan.

"Kalau masuk kawasan lindung untuk merusak tentu tidak boleh, sesuai dengan peraturan perundang-undangan kecuali mendapatkan izin dalam mengakses hasil hutan bukan kayu. Ini kan mereka tidak ada izin masuk kawasan hutan lindung, lalu melakukan perburuan rusa," jelas Sorjum saat dihubungi kompas.com, Jumat (29/5/2020).

Baca juga: Update Covid-19 di Bengkulu, Jumlah Pasien Positif Corona Bertambah

Sorjum akan menelusuri dugaan pelanggaran yang dilakukan para pemburu rusa di kawasan hutan lindung.

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu Donal Hutasoit menegaskan, rusa merupakan salah satu satwa yang dilindungi.

Hal itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Lagipula, tak boleh ada kegiatan perburuan di kawasan hutan lindung.

"Di kawasan hutan lindung tidak boleh ada kegiatan perburuan termasuk satwa yang dilindungi. BKSDA siap membantu secara personel dalam upaya penegakkan hukum terhadap dugaan aktivitas perburuan tersebut apabila Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan provinsi memerlukan dukungan," jelas Donal.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar di Manado Jadi Korban Penganiayaan hingga Tewas

Pelajar di Manado Jadi Korban Penganiayaan hingga Tewas

Regional
Saat Dua Paslon di Wonogiri Berebut Kata 'Nyawiji' untuk Slogan Mereka

Saat Dua Paslon di Wonogiri Berebut Kata "Nyawiji" untuk Slogan Mereka

Regional
Ditegur Satpam tapi Nekat Berenang, Saat Tenggelam Bocah Ini Malah Ditinggal Teman-temannya

Ditegur Satpam tapi Nekat Berenang, Saat Tenggelam Bocah Ini Malah Ditinggal Teman-temannya

Regional
ASN Ditangkap Saat Konsumsi Sabu, Dilaporkan Warga yang Resah

ASN Ditangkap Saat Konsumsi Sabu, Dilaporkan Warga yang Resah

Regional
12 Rumah di Sumedang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

12 Rumah di Sumedang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Rumah Tempat Penyimpanan Tabung Gas Elpiji Terbakar, 5 Orang Tewas

Rumah Tempat Penyimpanan Tabung Gas Elpiji Terbakar, 5 Orang Tewas

Regional
Jubir Satgas Covid-19 Kaltim dan Istri Terjangkit Virus Corona

Jubir Satgas Covid-19 Kaltim dan Istri Terjangkit Virus Corona

Regional
Tragis, Bocah Tewas Tertabrak Truk Tangki Saat Tidur Lelap di Rumah

Tragis, Bocah Tewas Tertabrak Truk Tangki Saat Tidur Lelap di Rumah

Regional
Nasib Malang Pengemudi Ojol, Terkena Order Fiktif, Uang Tabungan Juga Habis Dikuras Penipu

Nasib Malang Pengemudi Ojol, Terkena Order Fiktif, Uang Tabungan Juga Habis Dikuras Penipu

Regional
[POPULER NUSANTARA] Klarifikasi Wali Kota Tegal Soal Konser Dangdut | Jumlah Harta Kekayaan Adik Ratu Atut

[POPULER NUSANTARA] Klarifikasi Wali Kota Tegal Soal Konser Dangdut | Jumlah Harta Kekayaan Adik Ratu Atut

Regional
Beri Tumpangan yang Berujung Pembunuhan, Perempuan Hamil Tewas di Tangan Begal

Beri Tumpangan yang Berujung Pembunuhan, Perempuan Hamil Tewas di Tangan Begal

Regional
Kepalanya Terbentur Batu Usai Diperkosa 5 Pria, Wanita Ini Tewas

Kepalanya Terbentur Batu Usai Diperkosa 5 Pria, Wanita Ini Tewas

Regional
Pengakuan Pelaku Pemerkosaan Wanita di Pinggir Sungai: Saya Menyesal

Pengakuan Pelaku Pemerkosaan Wanita di Pinggir Sungai: Saya Menyesal

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Regional
Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X