Pasar di Palembang Tutup Satu Minggu Setelah Pedagang Positif Covid-19

Kompas.com - 28/05/2020, 21:05 WIB
Ilustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona

PALEMBANG, KOMPAS.com - Setelah Pasar Kebun Semai, di Kecamatan Kemuning, Palembang, Sumatera Selatan, ditutup karena ada seorang pedagang yang meninggal lantaran reaktif Covid-19, pada Selasa (26/5/2020), kini giliran pasar Kebun Bunga juga mengalami hal serupa.

Di pasar Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang, seorang pedagang laki-laki berumur sekitar 30 tahun dinyatakan terpapar virus corona setelah menjalani pemeriksaan swab. Pedagang itu kini telah menjalani karantina di wisma atlet Jakabaring.

Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal mengatakan, penutupan Pasar Kebun bunga akan berlangsung besok sampai satu pekan ke depan. 

Baca juga: Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Rizal mengatakan, ada sekitar 100 lebih pedagang yang ada di sana. Mereka pun akan menjalani pemeriksaan rapid test besok.

"Besok rapid test massal, seluruh pedagang yang diperiksa di pasar Kebun Bunga. Selama penutupan, lokasi pasar akan disterilisasi. Yang positif itu sudah dibawa ke Jakabaring," kata Rizal, Kamis (28/5/2020).

Menurut Rizal, saat ini sudah dua pasar yang ditutup sementara. Sementara 41 pasar tradisional lainnya masih tetap beroperasi seperti biasa.

Dengan kejadian kedua ini, pihak PD pasar merencanakan melakukan rapid test di seluruh pasar secara bergilir.

"Nanti rapid test-nya diacak untuk pedagang, pasar di Palembang ini ada 43 seluruhnya. Sekarang masih beroperasi 41 dengan mengikuti protokol kesehatan seperti biasa. Untuk pembatasan jam tidak ada," ujarnya.

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, Fauziah menjelaskan, pedagang yang positif tersebut sebelumnya diketahui sempat melakukan kontak dengan pasien Covid-19.

Setelah itu, ia masuk ke daftar pemeriksaan di Puskesmas Kebun Bunga dan menjalani tes swab.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali Ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali Ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Regional
Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Regional
Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Regional
Dekat dengan Pusat Gempa M 6.1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Dekat dengan Pusat Gempa M 6.1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Regional
Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Regional
Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Regional
Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Regional
Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Regional
Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Regional
Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Regional
Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Regional
Ratusan Orang Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Dibawa ke Rumah Duka Pakai Taksi

Ratusan Orang Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Dibawa ke Rumah Duka Pakai Taksi

Regional
Gempa Jepara Terasa hingga Banyumas, Kaca Rumah Bergetar

Gempa Jepara Terasa hingga Banyumas, Kaca Rumah Bergetar

Regional
Dianggap Lalai Jaga Balita yang Tewas Tanpa Kepala, Pengasuh PAUD Dituntut 4 Tahun Penjara

Dianggap Lalai Jaga Balita yang Tewas Tanpa Kepala, Pengasuh PAUD Dituntut 4 Tahun Penjara

Regional
Gasak 2 Kg Emas, Perampok Lepaskan Tembakan 8 Kali, Anak 10 Tahun Tertembak di Pelipis

Gasak 2 Kg Emas, Perampok Lepaskan Tembakan 8 Kali, Anak 10 Tahun Tertembak di Pelipis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X