Kompas.com - 28/05/2020, 17:54 WIB
Gubernur Riau Syamsuar. Dok. IstimewaGubernur Riau Syamsuar.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau secara resmi tidak memperpanjang penerapan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) pada enam kabupaten dan kota.

Hal ini dilakukan setelah melihat adanya penurunan angka penularan Covid-19, dan adanya dukungan disiplin dari enam daerah, yaitu Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Kota Dumai, Siak, Pelalawan dan Bengkalis.

"Setelah melihat adanya penurunan angka penularan Covid-19, serta adanya dukungan disiplin dari kabupaten dan kota yang telah melaksankan PSBB selama dua minggu, maka PSBB di 6 wilayah di Riau tidak memperpanjang lagi," kata Gubernur Riau Syamsuar dalam rapat koordinasi dengan seluruh bupati dan wali kota membahas PSBB dan penerapan pola hidup baru atau new normal, Kamis (28/5/2020).

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 Mei 2020

Syamsuar menyebutkan, hal tersebut juga dibuktikan dengan penurunan Rt atau R effective (angka reproduksi yang terjadi setelah adanya intervensi yang dilakukan pemerintah) di bawah angka 1, yakni 0,88.

Menurutnya, ini merupakan prestasi Riau atas kerja sama gugus tugas pusat, gugus tugas provinsi, gugus tugas kabupaten/kota dan masyarakat Riau yang mendukung kebijakan pemerintah.

"Saat ini angka penularan Covid-19 di Riau menurun, baik dari transmisi lokal maupun klaster kepulangan santri dari Magetan, Jawa Timur," ujar Syamsuar

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, kondisi ini harus dipertahankan sehingga daerah sudah siap menuju "New Normal" atau Normal Baru.

"Semoga harapan ini terwujud sesuai dengan arahan Bapak Presiden Joko Widodo dalam rangka menciptakan masyarakat yang produktif dan aman dari Covid-19," ucap Syamsuar.

Orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning ini mengatakan, pihaknya telah meminta kepada masing-masing kabupaten dan kota untuk bersiap menuju fase "New Normal" ini.

Misalnya, persiapan untuk sekolah dengan mengikuti perotokol kesehatan Covid -19, menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun, memakai masker, mengatur jarak dan mengatur jam masuk sekolah.

Lebih lanjut, Syamsuar mengatakan, yang berkaitan dengan tempat-tempat wisata, diharapkan kepada masing-masing kabupaten dan kota segera melakukan sosialisasi kepada para pelaku pariwisata dan masyarakat agar pemerintah bisa melakukan evaluasi dan pengecekan untuk bisa mematuhi protokol kesehatan.

Menurutnya, sepanjang protokol kesehatan bisa dijalankan dan dipatuhi serta dilaksanakan dengan baik, tentunya ini bisa berjalan normal dan diharapkan bisa menggerakan ekonomi masyarakat.

"Sektor pariwisata sangat berkaitan dengan usaha kecil, usaha mikro dan usaha ekonomi kreatif, tentunya berpengaruh pada sumber kehidupan dan roda ekonomi yang ditunggu-tunggu masyarakat saat ini," kata Syamsuar.

Sementara itu, dia menambahkan, khusus untuk sekolah, Pemrov Riau masih menunggu petunjuk dari Kementerian Pendidikan.

Baca juga: Pemprov Riau Berencana Terapkan New Normal di 9 Daerah

Begitu juga dengan pelaksanaan kegiatan di rumah badah, yang saat ini masih menunggu petunjuk dari Kementerian Agama (Kemenag).

Sehingga, pihaknya nanti akan mengetahui secara berangsur-angsur untuk memulai kegiatan-kegiatan seperti biasa, namun demikian tetap memperhatikan protokol kesehatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X