"Jika Tidak Tertahan di Perbatasan Sikka dan Flores Timur, Bayi Kami Pasti Selamat"

Kompas.com - 26/05/2020, 10:49 WIB
Foto : Ayah dari bayi yang meninggal akibat penutupan jalan, Yohanes Diaz saat diwawancara awak media di RSUD Tc. Hillers Maumere, Senin (25/5/2020). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Ayah dari bayi yang meninggal akibat penutupan jalan, Yohanes Diaz saat diwawancara awak media di RSUD Tc. Hillers Maumere, Senin (25/5/2020).

MAUMERE, KOMPAS.com - Masyarakat Kabupaten Sikka dan Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), heboh dengan kasus meninggalnya seorang bayi akibat penutupan Jalan Trans Flores pada Sabtu (23/5/2020).

Ayah sang bayi, Yohanes Diaz menceritakan insiden yang menimpa buah hatinya itu.

Awalnya, istri Yohanes hendak melahirkan di RSUD Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Tapi, karena perlengkapan yang kurang memadai, istrinya dirujuk ke RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka.

Mereka pun menuju RSUD TC Hillers menggunakan ambulans.

Namun, perjalanan mereka terhambat saat tiba di perbatasan Kabupaten Flores Timur dan Sikka, tepatnya di Desa Hikong. Ambulans tertahan karena penutupan akses jalan.

Ambulans yang ditumpanginya, kata Yohanes, berada di antrean paling belakang. Ia semakin panik sebab istrinya mengalami pendarahan.

Baca juga: Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat antrean semakin panjang, dua bidan turun dan meminta izin agar ambulans diizinkan lewat. Mereka pun diizinkan lewat setelah satu jam mengantre di perbatasan. 

Ambulans itu melaju kencang menuju RSUD TC Hillers Maumere.

Tapi, saat masuk Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD TC Hillers Maumere, bayi yang ada dalam kandungan istrinya tak bisa diselamatkan.

"Jika tidak tertahan di perbatasan Sikka dan Flores Timur, bayi kami pasti selamat. Bayi kami meninggal tepat di UGD RSUD TC Hillers Maumere," kata Yohanes di RSUD TC Hillers, Maumere, Senin (25/5/2020).

Yohanes mengaku pasrah dengan musibah tersebut. Ia mengaku ikhlas.

"Mungkin ini rencana Tuhan untuk kami," ucap Yohanes.

Ia pun berharap, insiden serupa itu tak terjadi kepada warga lain.

 

Bantah tertahan satu jam

Sementara itu, Kepala Desa Hikong Agustinus membantah ambulans yang mengantar keluarga Yohanes tertahan selama satu jam. 

Menurutnya, terdapat dua ambulans yang diizinkan lewat selama penutupan jalan.

Ambulans pertama lewat sekitar pukul 15.00 WITA. Kemudian, ambulans yang mengantarkan keluarga Yohanes lewat pukul 18.30 WITA.

"Mobil ambulans itu berada paling belakang, jadinya dia butuh waktu 15 menit untuk bisa lewat. Mobil ambulans itu tertahan 15 menit di Desa Hikong," ujar Agustinus. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka Ferdi Lepe mengakui penutupan jalan di perbatasan Flores Timur dan Kabupaten Sikka.

Ferdi menyebut terdapat satu ambulans yang mengantar pasien patah kaki dan diizinkan lewat saat penutupan itu.

Baca juga: Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Tak lama berselang, ambulans yang ditumpangi Yohanes dan istrinya yang akan melahirkan lewat.

Ferdi mengatakan, ada banyak kendaraan yang antre saat ambulans itu lewat. Ambulans pun terpaksa berjalan pelan dari belakang.

Ketika itu, dua petugas medis turun dan menjelaskan kondisi pasien kepada petugas. Petugas menjelaskan, penutupan jalan dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

Masyarakat dari Flores Timur atau Kabupaten Sikka harus memiliki surat keterangan hasil rapid test jika ingin melintas.

Tapi, petugas menjelaskan kondisi pasien yang kritis.

"Demi kemanusiaan, saya perintahkan Kepala Desa untuk bongkar pagarnya. Sekitar 5 menit proses pembongkaran pagar itu, mobil ambulans itu pun lanjut jalan ke Maumere," jelas Ferdi kepada Kompas.com, Selasa (26/5/2020).

 

Portal dibuka

Portal penutupan jalan perbatasan itu telah dibuka pada Sabtu (24/5/2020) malam. Portal dibuka setelah tokoh masyarakat dan unsur pimpinan di Kabupaten Flores Timur meminta maaf atas insiden itu.

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo mengaku menghubungi Bupati Flores Timur Antonio Hubertus Gege Hadjon pada Sabtu malam.

 

"Saya sudah koordinasi dengan Bupati Flores Timur Sabtu malam. Saya sudah instruksikan agar penutupan dibuka malam itu juga," jelas Fransiskus saat dihubungi Kompas.com, Selasa pagi.

Baca juga: Mereka Sebut Warga Sikka Orang Covid-19, Makanya Kami Pagari Jalan Ini...

Kedua kepala daerah sepakat mobil pengangkut logistik dan BBM dari Sikka ke Flores Timur dan sebaliknya tetap diizinkan lewat. Tapi, kesehatan sopir angkutan logistik diperiksa setiap minggu.

Sedangkan penumpang, kata dia, wajib memiliki bukti rapid test virus corona saat bepergian.

"Untuk sementara waktu, masyarakat diminta untuk tidak bepergian ke luar daerah dulu. Kecuali jika ada urusan yang mendadak," tegas Fransiskus.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.