"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Kompas.com - 26/05/2020, 07:01 WIB
Riam pedagang asongan di Kuta Mandalika saat menjajakan dagangannya. KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDRiam pedagang asongan di Kuta Mandalika saat menjajakan dagangannya.

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Lebaran, biasanya menjadi berkah tersendiri bagi pedagang asongan di kawasan wisata Pantai Kuta Mandalika, Lombok Tengah. Tapi, lebaran tahun ini berbeda.

Riam, salah satu pedagang asongan di kawasan wisata Pantai Kuta, Lombok tengah, harus gigit jari.

Tak ada rombongan keluarga yang menghabiskan waktu liburan Lebaran di kawasan pantai yang merupakan salah satu tempat wisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika itu.

Hal itu terjadi karena pandemi virus corona baru atau Covid-19.

Baca juga: Bunga Tabur Masih Melimpah di Hari Kedua Lebaran, Pedagang Terpaksa Jual Murah

"Lebaran dulu dapat Rp 500.000 sampai Rp 700.000, sekarang dapat cuma Rp 50.000 sehari," kata Riam saat ditemui di kawasan Pantai Kuta Mandalika, Senin (25/5/2020).

Riam terlihat lebih banyak diam dan duduk di lapaknya. Tak banyak wisatawan yang mampir untuk membeli camilan atau minuman.

Padahal, dagangan Riam cukup lengkap. Ia juga menjual nasi bungkus dan es kelapa muda.

"Ini kelapa muda belum ada satu pun yang beli, nasi bungkus juga tidak ada yang beli jadi saya makan sendiri saja ketimbang basi," kata Riam.

Riam sudah 25 tahun berjualan di kawasan itu. Sembari memakai masker sesuai anjuran pemerintah, Riam menawarkan dagangannya kepada wisatawan asing yang melintas di kawasan wisata itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X