1.932 Kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

Kompas.com - 26/05/2020, 07:10 WIB
Petugas di check poin Cianjur, Jawa Barat, saat memutar balik kendaraan yang datang dari arah Bogor seiring perberlakukan PSBB parsial Cianjur. IstimewaPetugas di check poin Cianjur, Jawa Barat, saat memutar balik kendaraan yang datang dari arah Bogor seiring perberlakukan PSBB parsial Cianjur.

CIANJUR, KOMPAS.com – Sebanyak 1.932 kendaraan diputar balik selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) parsial di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, ribuan kendaraan itu terdiri atas sepeda motor, mobil, dan angkutan umum.

Baca juga: Jelang Lebaran, Jalur Puncak di Cianjur Diperketat Antisipasi Pemudik

“Rinciannya, ada 961 sepeda motor, 913 kendaraan pribadi atau mobil, dan 58 angkutan umum, seperti bus dan truk non-logistik,” kata Juang, Selasa (26/5/2020).

Menurut Juang, kendaraan yang diputar balik berada di 11 titik masuk wilayah Cianjur atau perbatasan sejak 6 Mei 2020.

“Kendaraan tersebut merupakan pemudik yang hendak masuk ke wilayah Cianjur,” tutur dia.

Juang mengatakan, meski imbauan larangan mudik terus digaungkan, tetapi jumlah kendaraan yang diputar balik terus bertambah.

"Paling banyak kendaraan yang masuk dari jalur Puncak yang berbatasan dengan Bogor,” ujarnya.

Baca juga: PSBB Parsial Cianjur Diperpanjang, Sanksi Dipertegas Pasca-Lebaran

Juang pun menegaskan, pihaknya akan tetap bertindak tegas dan melarang setiap kendaraan yang berupaya masuk ke wilayah Cianjur.

Hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Giat ini akan terus dilakukan termasuk pasca-Lebaran ini. Keterkaitannya misi kemanusiaan dalam rangka pencegahan atau memutus rantai Covid-19," ucap Juang.

Adapun Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memberlakukan PSBB parsial di 16 kecamatan.

PSSB parsial lanjutan akan diberlakukan 14 hari ke depan terhitung sejak 20 Mei hingga 2 Juni 2020.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X