Cegah Corona, Ganjar Minta Masyarakat Halalbihalal Online Saat Lebaran

Kompas.com - 21/05/2020, 19:55 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di rumah dinasnya. KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di rumah dinasnya.

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat untuk tidak silaturahmi ke luar daerah saat Hari Raya Idul Fitri 2020.

Masyarakat dianjurkan untuk tetap berada di rumah demi memutur rantai penyebaran Covid-19.

"Saya sarankan silaturahminya lewat digital saja. Yuk kita halalbihalal digital. Kemudian kita bisa tetap tinggal di rumah. Dan bisa saling menyapa melalui telepon genggam agar kita bisa menahan potensi persebaran Covid-19," jelas Ganjar kepada wartawan di Semarang, Kamis (21/5/2020).

Baca juga: Ganjar Minta Bupati dan Wali Kota di Jateng Ikut Aturan Shalat Idul Fitri di Rumah

Menurut Ganjar, jika masyarakat meningkatkan kedisiplinan dan mematuhi peraturan pemerintah terkait protokol kesehatan, maka diperkirakan wabah Covid-19 akan cepat selesai dalam kurun waktu dua bulan ke depan.

"Kalau kita bisa sabar semua disiplin saya kira waktu dua bulan secara sistematis pasti beres," ujarnya.

Baca juga: Ganjar Pranowo: Bantuan Pemerintah Tak Akan Cukup, Jangan Berharap Berlebihan

Sebaliknya, jika tak mematuhi aturan maka Indonesia tak akan terbebas dari Covid-19

"Teorinya sebenarnya 1x14 hari atau 1 bulan sebenarnya cukup tapi dengan ketidakdisiplinan ini akan bahaya. Ya pokoknya kerumunan punya potensi penyebaran. Prinsipnya itu saja sehingga kerumunan harus dihindarkan. Maka ada istilah social distancing itu untuk menjaga jarak agar mencegah tertular," tandasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Regional
Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Regional
Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Regional
Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Regional
Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Regional
Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Regional
Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Regional
Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Regional
Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Regional
Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Regional
Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Regional
Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Regional
Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Regional
Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Regional
Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X