Misteri 6 Mahasiswa Palembang Hilang di Garut, Sempat Ziarahi Makam Prabu Kiansantang

Kompas.com - 19/05/2020, 23:22 WIB
Ita (42) menunjukkan foto anaknya Kevin Kenzona Pratama alias Agam (19)  yang hilang di Garut sejak tiga tahun terakhir dan hingga saat ini tak diketahui dimana keberadaannya. Kevin hilang bersama lima orang temannya yang juga warga Palembang, Sumatera Selatan, Senin (18/4/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAIta (42) menunjukkan foto anaknya Kevin Kenzona Pratama alias Agam (19) yang hilang di Garut sejak tiga tahun terakhir dan hingga saat ini tak diketahui dimana keberadaannya. Kevin hilang bersama lima orang temannya yang juga warga Palembang, Sumatera Selatan, Senin (18/4/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Hilangnya Kevin Kenzona Pratama alias Agam (19) bersama lima temannya yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan sampai saat ini menjadi misteri.

Iwan (52) dan Ita (42) orangtua dari Agam pun tak patah arang, untuk tetap mencari keberadaan putra pertamanya itu, walaupun saat ini telah memasuki tahun ketiga sejak ia di laporkan hilang di Polda Jawa Barat pada 6 September 2017 lalu.

Ita mengatakan, Agam sebelum hilang kontak sempat pamit untuk berkunjung ke Makam Prabu Kiansantang atau yang lebih dikenal sebagai Makam Godog yang terletak di Desa Labak Agung, Kecamatan Karagpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Baca juga: Pamit Liburan ke Garut, 6 Warga Palembang Hilang Selama 3 Tahun

Meski saat itu hari telah malam dan membawa anak kecil, Ita tak juga mendapatkan titik keberadaan Agam.

"Saya tungguin sampai malam siapa tahu Agam di sana, tapi tetap tidak ada," kata Ita saat ditemui Kompas.com di Jalan H Azaari, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (19/5/2020).

Tak hanya itu, seluruh lokasi kawasan Garut telah dicoba didatangi Ita untuk mencari Agam dan temannya itu. Namun usaha tersebut tak juga membuahkan hasil.

Baca juga: Penata Busana yang Ditemukan Tewas Membusuk Diduga Dibunuh, Mobil Hilang

HP salah satu mahasiswa yang hilang sempat aktif

Satu tahun berjalan, salah satu handphone teman Agam yang juga hilang bernama Aat Hadi Yatna (24) sempat aktif.

Iwan ayah kandung dari Agam langsung menghubungi orangtua teman anaknya yang lain untuk mengabarkan hal tersebut.

Mereka selanjutnya menelepon nomot Aat. Namun, ternyata pemilik nomor itu mengaku bukan bernama Aat dan tak mengenal nama yang mereka sebutkan.

"Kami akhirnya kesana, dibantu dengan tim siber ITE Polda Jabar, nomor itu terlacak di Banjar, Jawa Barat, setelah itu tidak aktif lagi, "kata Iwan.

Lokasi titik handphone tersebut hidup begitu luas. Mereka kesulitan untuk mencari Agam bersama temannya, ditambah lagi medan di kawasan itu merupakan perbukitan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Regional
100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

Regional
Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Regional
Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Regional
Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Regional
RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

Regional
Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Regional
Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Regional
Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Regional
Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Regional
Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Regional
Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Regional
Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Regional
Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X