Pamit Liburan ke Garut, 6 Warga Palembang Hilang Selama 3 Tahun

Kompas.com - 19/05/2020, 09:54 WIB
Ita (42) menunjukkan foto anaknya Kevin Kenzona Pratama alias Agam (19)  yang hilang di Garut sejak tiga tahun terakhir dan hingga saat ini tak diketahui dimana keberadaannya. Kevin hilang bersama lima orang temannya yang juga warga Palembang, Sumatera Selatan, Senin (18/4/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAIta (42) menunjukkan foto anaknya Kevin Kenzona Pratama alias Agam (19) yang hilang di Garut sejak tiga tahun terakhir dan hingga saat ini tak diketahui dimana keberadaannya. Kevin hilang bersama lima orang temannya yang juga warga Palembang, Sumatera Selatan, Senin (18/4/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sudah 3 tahun Ita (42) dan Iwan (52) tidak mengetahui kabar keberadaan putra pertama mereka, Kevin Kenzona Pratama alias Agam (19).

Pemuda yang merupakan warga Jalan H Azaari, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan itu dilaporkan hilang sejak 6 September 2017 lalu.

Tak hanya Agam, lima temannya yang lain yakni Aditya Wiratama (20), Muhamad Ihsan (29),  M Ali Topan alias Topan (33), Dian Wahyudi alias Cekok (27) dan Aat Hadi Yatna (24) juga  menghilang tanpa jejak.

Baca juga: Pengacara Sebut Bahar bin Smith Ditangkap karena Menyinggung Penguasa

Ita menceritakan, awalnya Agam pamit dari rumah sekitar 30 Agustus 2017, untuk berlibur ke Garut, Jawa Barat.

Agam baru selesai ujian semester di Universitas Indo Global Mandiri (IGM) Palembang.

Sebelum menuju ke Garut, mahasiswa Fakultas Ekonomi itu sempat mampir ke rumah tantenya bernama Desi di Serang, Banten, untuk meminjam sepeda motor.

"Saya cuma pesan, jangan lama-lama Nak, Agam nanti mau kuliah. Setelah itu anak saya pergi pakai pesawat bersama lima temannya,"kata Ita saat ditemui Kompas.com di kediamannya, Senin (18/5/2020).

Baca juga: Misteri 6 Mahasiswa Palembang Hilang di Garut, Sempat Ziarahi Makam Prabu Kiansantang

Selama berlibur lebih kurang satu pekan di Garut, Agam selalu berkomunikasi dengan Ibunya untuk memberikan kabar.

Agam sempat mengirimkan foto-foto wisata seperti saat sedang berenang dan lain sebagainya.

Setelah itu, pagi sebelum menghilang, Agam menghubungi Ita dan mengatakan akan segera pulang ke Palembang.

"Antara jam 09.00 WIB dan Jam 10.00 WIB, Agam juga masih sempat video call sama Kakeknya," ujar Ita.

Kemudian, pada pukul 11.00 WIB, Ita kembali menghubungi putranya tersebut.

Agam mengatakan bahwa dia sedang dalam perjalanan pulang ke Serang untuk menuju ke Palembang.

"Saya tanya Agam shalat jumat enggak Nak, enggak sempat Ma masjid jauh ini lagi di jalan. Waktu itu suaranya memang seperti lagi di atas motor,"ucap Ita.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
Pesona Mata Biru dari Siompu

Pesona Mata Biru dari Siompu

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X