Tak Beri Sumbangan, Pedagang Aksesoris di Bandung Dianiaya Oknum Ormas, Dagangan Diacak-acak

Kompas.com - 19/05/2020, 22:18 WIB
Ilustrasi kekerasan THINKSTOCKS/WAVEBREAKMEDIA LTDIlustrasi kekerasan

BANDUNG, KOMPAS.com - Sekelompok orang yang diduga dari kelompok organisasi masyarakat ( ormas) melakukan kericuhan dengan mengacak-acak lapak pedagang aksesoris dan warung di Jalan AH Nasution, Kelurahan Pasangrahan, Kecamatan Ujung Berung, Kotq Bandung, Senin (18/5/2020) sekitar pukul 18.00 WIB kemarin.

Sekelompok orang tersebut diduga meminta sumbangan secara paksa kepada para pedagang tersebut.

Kapolsek Ujung Berung, Kompol Haryadi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Dijelaskan, peristiwa ini berawal saat empat orang menggunakan dua motor datang ke sebuah warung makan dan pedagang aksesoris.

Baca juga: Oknum Polisi Tembak Istri dan Anggota TNI, Motifnya Emosi Saat Memergoki Korban Sedang Bersetubuh

Minta uang secara paksa

"Kedatangan pelaku ini untuk meminta uang, dimana satu hari sebelumnya sudah datang dengan memperlihatkan surat minta sumbangan," kata Hariyadi dalam pesan singkatnya, Selasa (19/5/2020).

Namun, pemilik warung dan pedagang aksesoris tidak menyanggupi sehingga tak memberikan sumbangan tersebut.

Empat orang itu pun kemudian kembali pulang, akan tetapi 30 menit kemudian mereka datang kembali bersama teman-temannya.

"Empat orang tadi datang kembali ke warung tersebut dengan rekan-rekannya dan langsung melakukan perusakan dengan memecahkan kaca warung dan penganiayaan terhadap pedagang atau pemilik warung," kata Hariyadi.

Baca juga: Oknum Anggota Ormas Diamankan Polisi karena Aniaya Tokoh Agama

3 pelaku sudah ditahan

Mendapat perlakukan tak semena-mena itu, korban kemudian melaporkannya ke Polsek Ujung Berung Polrestabes Bandung.

Mendapati laporan itu, polisi yang menangani kasus tersebut langsung mencari para pelaku ini.

"Iya, sudah ditangani polsek Ujung Berung di backup oleh tim resmob polres," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri.

Polisi akhirnya menangkap para pelaku dan melakukan penahanan terhadapnya.

"Sementara 3 orang dan sudah ditahan," pungkas Galih.

Baca juga: Tujuh Anggota Ormas yang Positif Narkoba saat Serang Kantor Kontraktor di Samarinda Bakal Direhabilitasi



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

Regional
Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Telantar, Ini Ceritanya

Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Telantar, Ini Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

Regional
Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Regional
Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Regional
Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Regional
Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Regional
Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Regional
Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X