Tujuh Anggota Ormas yang Positif Narkoba saat Serang Kantor Kontraktor di Samarinda Bakal Direhabilitasi

Kompas.com - 14/05/2020, 07:04 WIB
Polisi membawa anggota ormas menuju Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Kaltim, Sabtu (9/5/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONPolisi membawa anggota ormas menuju Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Kaltim, Sabtu (9/5/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Sebanyak tujuh anggota organisasi masyarakat (ormas) positif narkoba yang serang kantor kontraktor di Samarinda, Kalimantan Timur, berpeluang direhabilitasi.

Ketujuh orang tersebut sedang diproses Satreskoba Polresta Samarinda untuk pemeriksaan.

“Kita masih punya waktu 3 x 24 jam untuk melakukan pendalaman 7 orang ini. Kami masih telusuri jaringan penggunaannya,” ungkap Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kompol Raden Sigit Hutomo kepada Kompas.com di Samarinda, Rabu (13/5/2020).

Baca juga: Bawa Sajam dan Rusak Kantor Kontraktor saat Tagih Utang, 19 Anggota Ormas Ditetapkan Tersangka

Jika dalam pemeriksaan ditemukan mereka hanya pengguna, kata Raden, mereka bisa mengajukan asesmen ke BNN Kota Samarinda untuk rehabilitasi.

“Apakah mereka pengguna aktif atau pasif, nanti hasil asesmen baru kita lihat,” jelasnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk proses rehabilitasi, kata Sigit, mereka harus rawat inap, tak diperbolehkan pulang atau rawat jalan.

Baca juga: 13 Anggota Ormas yang Serang Kantor Kontraktor di Samarinda Positif Narkoba

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polresta Samarinda mengamankan 49 anggota ormas saat melakukan penyerangan ke kantor kontraktor di Jalan Tantina, Samarina, Sabtu (9/5/2020).

Puluhan anggota ormas tersebut menagih uang proyek yang belum dibayar kontraktor.

Mereka membawa senjata tajam, merusak sejumlah fasilitas kantor dan menyekap tiga karyawan.

Hasil tes urine dari 49 anggota ormas tersebut, didapat 13 orang di antaranya positif narkoba.

Dari 13 orang tersebut, 7 orang murni kasus narkoba yang rencananya akan direhabilitasi jika hanya pengguna biasa. 

Sementara 6 orang lainnya diduga terlibat aksi pengrusakan, membawa senjata tajam dan intimidasi sehingga dijerat pasal berlapis yakni Pasal 127 UU Narkotika dan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat 12/1951.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X