Kompas.com - 17/05/2020, 12:53 WIB
Ilustrasi sumur KOMPAS.comIlustrasi sumur

KUPANG, KOMPAS.com - Tiga orang warga Desa Oenenu Selatan, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas terjatuh dalam sumur, Sabtu (16/5/2020) siang.

Kapolres TTU AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas menuturkan, tiga orang yang tewas itu yakni Eduwardus Abi (20), Deodatan Sasi (23) dan Emanuel Toni (23).

"Ketiganya terjatuh ke dalam sumur sedalam kurang lebih 18 meter. Sumur itu milik seorang warga," ungkap Nelson, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu sore.

Kejadian itu, kata Nelson, bermula ketika pada Jumat (15/5/2020) kemarin, pemilik sumur meminta bantuan tiga orang tersebut untuk menguras sumur yang terletak di belakang rumahnya menggunakan mesin penyedot air.

Baca juga: Diduga Tersengat Listrik, Dua Pekerja Sumur Bor Tewas

Mereka pun sepakat dengan bayaran Rp 50.000, sehingga tiga orang tersebut langsung bergerak ke arah sumur untuk membersihkan.

Namun, belum lama menguras sumur, pemilik sumur menghentikan aktivitas tersebut, karena harus melaksanakan jaga Posko Covid-19 di Dinas Kesehatan Kab TTU.

Kemudian, tadi pagi sekitar pukul Jam 07.21 Wita, tiga orang ini bersama empat warga lainnya, melanjutkan pekerjaan menguras sumur menggunakan mesin pengisap air.

Saat dalam proses pengurusan, seorang di antaranya yakni Deodatan Sasi, mengatakan, gas mesin penyedot air kurang, sehingga air yang keluar kurang banyak.

Karena itu, perlu ditambah gasnya.

Mendengar itu, Eduwardus Abi langsung membuka bajunya dan masuk ke dalam sumur dengan cara berpegang pada tali dan menapak pada dinding sumur.

Saat Eduwardus mencapai genset dan menaikkan gas, tiba-tiba dia pun jatuh ke dalam air.

Deodatan yang melihat kejadian tersebut, berusaha masuk ke dalam sumur dengan cara berpegang pada tali untuk menyelamatkan Eduwardus.

Baca juga: Bocah 4 Tahun Tewas Terperosok Sumur 5 Meter Saat Main Petak Umpet, Ini Kronologinya

Deodatan berusaha menarik Eduwardus, namun keduanya jatuh ke dalam air.

Selanjutnya, Emanuel Toni berusaha menyelamatkan keduanya, dengan masuk ke dalam sumur.

"Tapi, saat tiba di dalam sumur, Emanuel berteriak kepada empat orang lainnya agar segera menarik keluar sumur. Namun, tiba-tiba korban jatuh ke dalam sumur dan langsung meninggal," ujar Nelson.

"Sampai saat ini, para korban belum dapat dievakuasi karena masih menunggu tim BPBD Propinsi NTT dan Tim SAR," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X