Bocah 4 Tahun Tewas Terperosok Sumur 5 Meter Saat Main Petak Umpet, Ini Kronologinya

Kompas.com - 25/04/2020, 19:00 WIB
Polisi mendatangi rumah balita yang tewas tercebur ke sumur di Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (24/4/2020) malam. KOMPAS.COM/DOK POLSEK KALIBAGORPolisi mendatangi rumah balita yang tewas tercebur ke sumur di Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (24/4/2020) malam.

KOMPAS.com - MFN, bocah berusia 4 tahun tewas tercebur sumur saat bermain petak umpet bersama teman-temannya, Jumat (24/4/2020), di Kalibagor, Banyumas, Jawa Tengah

Menurut Kapolsek Kalibagor AKP Ratna Dwi Astuti, MFN diduga terperosok saat mencari persembunyian.

"Pada saat itu temannya bergiliran jaga, sedangkan korban giliran bersembunyi. Kemudian korban diduga terperosok ke dalam sumur pada saat mencari tempat bersembunyi," kata Ratna.

Ratna menjelaskan, sumur tersebut tampak hanya dipagai bambu dan ditutup dengan spanduk.

Baca juga: Anak 7 Tahun Positif Corona, Tertular Ayahnya yang Mengikuti Ijtima Ulama Gowa

Seperti diketahui, penemuan jasad MFN tersebut berawal saat orangtua mencari keberadaan korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu, saat melihat sepasang sandal mengapung di sumur, orangtua MFN merasa curiga.

Setelah itu, orangtua korban segera mengambil tangga dan masuk ke dalam sumur sedalam 5 meter dan berdiameter 1,5 meter.

"Korban yang berada di dasar sumur diangkat dan dibawa ke rumah sakit," kata Ratna.

Baca juga: Pemuda Asal Surabaya yang Pelesetkan Lagu "Aisyah Istri Rasulullah" Mengaku Terpengaruh Miras

Setelah sampai di rumah sakit, nyawa MFN tak tertolong.

"Setelah sampai di rumah sakit dan dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia," katanya. 

Menurut polisi, tak ada tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh MFN.

"Tidak ditemukan tanda penganiayaan. Diduga kuat korban masuk ke dalam sumur akibat terperosok pada saat korban mencari tempat bersembunyi ketika bermain petak umpet dengan temannya," jelas Ratna.

(Penulis: Kontributor Banyumas, Fadlan Mukhtar Zain | Editor: Khairina)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X