Kompas.com - 16/05/2020, 18:21 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kasus penembakan yang dilakukan Bripka HE kepada istrinya HT dan seorang anggota TNI Serda HA diduga terjadi akibat dugaan perselingkuhan.

Bripka HE yang merupakan anggota polisi di Makassar, Sulawesi Selatan, memergoki istrinya sedang berduaan di dalam kamar dengan Serda HA.

Kapoda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe mengatakan bahwa kedua korban yakni HT dan HA memang pernah memiliki hubungan asmara.

Baca juga: Polisi yang Tembak Istri dan Anggota TNI Ditetapkan Tersangka

Mereka diketahui pernah berpacaran meski masih memiliki hubungan kekerabatan.

Hal tersebut diketahui berdasarkan keterangan istri HT sendiri.

"Memang ketika muda, sebelum menikah, mereka mantan pacar. Namun tidak sempat menikah, malah yang melamar duluan pelaku saat itu," kata Guntur kepada wartawan di Makassar, Jumat (15/5/2020).

Baca juga: Tidak Pakai Masker Denda Rp 250.000

Guntur menjelaskan bahwa selama ini Bripka HE tidak memiliki kecurigaan istrinya akan selingkuh.

Apalagi, istrinya dan Serda HA merupakan sepupu.

Keduanya juga baru bertemu kembali setelah Bripka HE dan istrinya memiliki 4 anak.

Namun, kecurigaan Bripka HE timbul ketika dia pulang bertugas dari Makassar pada Kamis (14/5/2020), sekitar pukul 22.30 WITA.

Baca juga: Ketua KPU Sumbar Laporkan Akun Facebook Pejabat BPBD ke Polisi

Dia melihata ada sepeda motor yang parkir di depan rumahnya.

Bripka HE kemudian memanjat pagar secara diam-diam dan masuk ke rumahnya yang dalam keadaan tidak terkunci.

Kecurigaan semakin mendalam ketika melihat lampu di ruang tengah dan di dalam kamar padam.

Anggota polisi yang bertugas di Polrestabes Makassar itu kemudian geram ketika di dalam kamar mendapati istrinya dan Serda HA sedang bersetubuh.

"Dia lalu menembaki istrinya dan Serda HA," ujar Guntur. 

Saat ini, kondisi istri HE berangsur membaik.

Sementara, Bripka HE sudah ditahan di Mapolda Sulsel dan diperiksa di Direktorat Kriminal Umum serta Propam Polda Sulsel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.