Kompas.com - 13/05/2020, 17:09 WIB

KOMPAS.comWali Kota Madiun Maidi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun akan terus mengupayakan ketersediaan pangan atau bahan makanan bagi warga yang membutuhkan selama pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

“Masyarakat tidak perlu khawatir urusan bahan makanan,” ujar orang nomor satu di Madiun itu dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2020).

Meski demikian, ia tetap meminta lurah dan camat tetap selektif dalam mendata warga yang belum masuk dalam daftar penerima bantuan.

Hal itu selain karena penyalurannya dilakukan bertahap, bantuan harus dipertanggungjawabkan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca juga: Wali Kota Maidi Optimis Kota Madiun Bakal Jadi Barometer Pembangunan Daerah Maju di Jatim

“Saya minta camat dan lurah harus selektif supaya tidak menimbulkan masalah baru. Barang yang sudah diberikan harus dipertanggungjawabkan,” kata Maidi.

Menurut dia, daerah lain mengakui bahwa sistem pendistribusian bantuan di Kota Madiun sudah bagus. Maka dari itu, langkah selektif itu harus ditingkatkan agar bantuan terus tepat sasaran.

Siapkan anggaran Rp 160 miliar

Pemkot Madiun juga menyiapkan anggaran Rp 160 miliar untuk penanganan Covid-19, meliputi pemenuhan kebutuhan hidup dan kesehatan masyarakat hingga akhir 2020.

“Total anggaran belanja tidak terduga (BTT) sekitar Rp 160 miliar. Namun, semuanya sudah berjalan untuk kebutuhan kesehatan dan kebutuhan hidup masyarakat,” kata Maidi.

Meski ditargetkan untuk akhir tahun, ia berharap pandemi Covid-19 akan selesai sebelum perayaan hari ulang tahun (HUT) RI pada Agustus 2020 mendatang.

BANTU MENGEPAK-Wali Kota Madiun, Maidi bersama istrinya yang juga sebagai Ketua TP PKK Kota Madiun, Yuni Setyawati Maidi membantu proses pengepakan sembako untuk segera didistrubusikan bagi warga yang terdampak Covid-19. Dok. Pemkot Madiun BANTU MENGEPAK-Wali Kota Madiun, Maidi bersama istrinya yang juga sebagai Ketua TP PKK Kota Madiun, Yuni Setyawati Maidi membantu proses pengepakan sembako untuk segera didistrubusikan bagi warga yang terdampak Covid-19.

Sementara itu, 36.000 warga terdampak Covid-19 di Kota Madiun juga akan menerima bantuan dari dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), dan APBD Kota Madiun.

Baca juga: Wali Kota Madiun Pastikan Mal yang Beroperasi Terapkan SOP Covid-19

Pemkot Madiun juga menyiapkan donasi dari warga dan instansi bagi mereka yang mengalami kekurangan, meski sudah mendapat bantuan sembako Rp 200.000.

“Insyallah dari donasi itu semuanya cukup. Dengan demikian, warga tidak akan lagi kekurangan kebutuhan pangan,” ujar Wali Kota Madiun.(ADV)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.