Kebakaran Kapal di Belawan Diduga Kecelakaan Kerja, 12 Saksi Diperiksa

Kompas.com - 13/05/2020, 16:59 WIB
Sudah lebih dari 8 jam petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di kapal MT Jag Leela yang terbakar di galangan kapal PT Waruna di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan. Petugas masih menyemprotkan air bertekanan ke arah cerobong bagian belakang kapal. Semakin sore, semakin menjadi tontonan. KOMPAS.COM/DEWANTOROSudah lebih dari 8 jam petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di kapal MT Jag Leela yang terbakar di galangan kapal PT Waruna di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan. Petugas masih menyemprotkan air bertekanan ke arah cerobong bagian belakang kapal. Semakin sore, semakin menjadi tontonan.

MEDAN, KOMPAS.com - Kapolda Sumatera Utara Irjen Martuani Sormin menyebut kebakaran kapal tangker MT Jag Leela di Belawan, Medan, Sumatera Utara, diduga sebagai kecelakaan kerja.

Sejauh ini, kebakaran kapal tersebut menyebabkan 7 korban meninggal dan 22 orang dirawat.

Untuk mengungkap fakta di balik kebakaran kapal tersebut, ada 12 orang yang diperiksa sebagai saksi oleh polisi.

Baca juga: Kisah Tragis Bukhari, Tewas Terbakar pada Hari Pertama Bekerja di Kapal Tangker Jag Leela

Hal tersebut disampaikan Martuani saat berkunjung ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan pada Rabu (12/5/2020) malam.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumut telah merampungkan proses identifikasi jenazah korban kapal terbakar.

Jenazah yang sudah teridentifikasi langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Martuani memastikan pihaknya akan terus melakukan penyelidikan atas kebakaran itu.

"Untuk sementara, Polda Sumut menetapkan ini adalah kecelakaan kerja. Namun untuk meneliti asal usul api, tim labfor akan membuktikannya," kata Martuani. 

Baca juga: Dua Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran Kapal Tanker MT Jag Leela

Pada Rabu kemarin, polisi belum bisa melakukan penyelidikan ke dalam kapal.

Sebab, suhu di dalam kapal masih sangat tinggi.

Menurut Martuani, dalam pemeriksaan saksi, polisi juga akan memeriksa dari sisi aspek keselamatan kerja.

"Nanti itu yang akan dibuktikan Puslabfor, dari mana asal api dan keselamatan kerja," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, kapal tanker yang memiliki panjang lebih kurang 250 meter milik MT Jag Leela yang digunakan untuk mengangkut minyak, terbakar pada Senin (11/5/2020), sekitar pukul 08.30 WIB.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X