Buron 6 Tahun, Pembunuh Perangkat Desa di Kebumen Ditangkap

Kompas.com - 13/05/2020, 16:41 WIB
Ungkap kasus di Mapolres Kebumen, Rabu (13/5/2020). KOMPAS.COM/DOK POLRES KEBUMENUngkap kasus di Mapolres Kebumen, Rabu (13/5/2020).

KEBUMEN, KOMPAS.com - Setelah buron selama hampir enam tahun, seorang tersangka pembunuh perangkat desa di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, akhirnya ditangkap.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, tersangka berinisial YT (53), warga Desa Karanggadung, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen sempat kabur ke Pulau Sumatera dan menetap cukup lama di Jakarta.

"Setelah menganiaya Harjo Wintono (63), perangkat desa setempat hingga meninggal dunia pada November 2014 silam dengan cara yang sadis, tersangka kabur," kata Rudy melalui keterangan tertulis, Rabu (13/5/2020).

Baca juga: Buron 2 Tahun, Residivis Curat di Kudus Ditangkap di Magelang

Rudy mengatakan tersangka mengaku kesal dengan korban yang merupakan adik sepupunya karena menyiram bibit tanaman pepayanya dengan racun rumput hingga mati dan mengering.

Selanjutnya, dendam semakin mendalam karena korban yang juga ketua RT tidak mendata tersangka untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Karena kekesalan yang memuncak itu, tanpa ada komunikasi, tersangka mengambil pisau dan menikam korban pada bagian perut," ujar Rudy.

Korban menderita luka menganga di bagian perut setelah ditusuk bertubi-tubi oleh tersangka.

Pada saat itu korban sempat menjalani perawatan medis, tapi akhirnya meninggal dunia.

Baca juga: Buron 2 Tahun, DPO Kasus Penjambretan di Tamansari Ditangkap Polisi

Rudy menjelaskan, tersangka akhirnya dapat ditangkap setelah kembali ke kampung halamannya, Kamis (7/5/2020).

YT memberanikan diri pulang karena mengira kasusnya telah ditutup.

Tersangka dijerat dengan Pasal 355 Ayat (2) KUHP atau Pasal 351 Ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Motif Pelaku Tabrak Gerbang Mapolresta Tasikmalaya dan Berupaya Rebut Senjata Petugas

Ini Motif Pelaku Tabrak Gerbang Mapolresta Tasikmalaya dan Berupaya Rebut Senjata Petugas

Regional
Pilkada Kabupaten Malang, Seorang Bakal Calon dari Jalur Independen Positif Covid-19

Pilkada Kabupaten Malang, Seorang Bakal Calon dari Jalur Independen Positif Covid-19

Regional
Terlilit Pinjaman Online, Kepala Toko Alfamart Nekat Bobol Brankas Sendiri

Terlilit Pinjaman Online, Kepala Toko Alfamart Nekat Bobol Brankas Sendiri

Regional
Pemilik Showroom Motor Diculik, Uang di ATM Rp 30 Juta Dikuras

Pemilik Showroom Motor Diculik, Uang di ATM Rp 30 Juta Dikuras

Regional
Gubernur Kalbar: Saya Akan Tetap Sanksi Maskapai Sekalipun Ditegur Menteri

Gubernur Kalbar: Saya Akan Tetap Sanksi Maskapai Sekalipun Ditegur Menteri

Regional
Bupati Berau H Muharram Meninggal karena Covid-19

Bupati Berau H Muharram Meninggal karena Covid-19

Regional
Kasus Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Makassar Diduga Sudah Direncanakan Pelaku

Kasus Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Makassar Diduga Sudah Direncanakan Pelaku

Regional
Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Anggota DPRD Bulukumba Berakhir Damai

Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Anggota DPRD Bulukumba Berakhir Damai

Regional
74 Karyawannya Positif Covid-19, Kantor BRI Padang Tutup Sementara

74 Karyawannya Positif Covid-19, Kantor BRI Padang Tutup Sementara

Regional
Kena PHK, Mantan Karyawan Hotel Tertangkap Jualan Sabu

Kena PHK, Mantan Karyawan Hotel Tertangkap Jualan Sabu

Regional
“Hasil Rapid Test Positif Maupun Negatif Itu Semua Palsu dan Alat Itu Bukan Rekomendasi IDI'

“Hasil Rapid Test Positif Maupun Negatif Itu Semua Palsu dan Alat Itu Bukan Rekomendasi IDI"

Regional
Bupati Berau Meninggal Setelah Terjangkit Covid-19, Punya Penyakit Jantung dan Diabetes

Bupati Berau Meninggal Setelah Terjangkit Covid-19, Punya Penyakit Jantung dan Diabetes

Regional
Sri Sultan HB X Cek Kesiapan Rusunawa Bener Yogyakarta

Sri Sultan HB X Cek Kesiapan Rusunawa Bener Yogyakarta

Regional
Polisi Usut Pemukulan Sopir Ambulans Pembawa Jenazah Pasien Covid-19 di Minahasa Utara

Polisi Usut Pemukulan Sopir Ambulans Pembawa Jenazah Pasien Covid-19 di Minahasa Utara

Regional
Ribuan Pohon Kopi Diserang Hama, Hasil Panen Petani Menurun Drastis

Ribuan Pohon Kopi Diserang Hama, Hasil Panen Petani Menurun Drastis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X