Ini Alasan 2 ASN Lembata Pulang Kampung di Tengah Pandemi Covid-19, Terancam Dipecat

Kompas.com - 13/05/2020, 16:34 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

KOMPAS.com - Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur menegaskan, tidak akan memberikan toleransi kepada dua orang aparatur sipil negara (ASN) yang nekat pulang kampung di tengah wabah virus corona.

Bahkan, ia sudah memerintahkan Kepala BKD Lembata untuk segera menyiapkan dokumen pemecatan.

Berdasarkan hasil BAP, kata Sunur, kedua ASN tersebut beralasan meninggalkan Lembata karena panik dengan virus corona.

Baca juga: Kronologi Terbongkarnya Penjualan Daging Sapi yang Ternyata Babi di Bandung

Sambung Sunur, alasan tersebut tidak masuk di akal. Jika memang panik mengapa tidak bekerja di rumah.

"Mengapa malah pulang kampung? Buat apa di sana," kata Sunur, saat menggelar konferensi pers, Senin (11/5/2020) sore.

Sunur menilai, kedua oknum ASN itu pulang kampung setelah adanya surat edaran.

Baca juga: Pulang Kampung di Tengah Pandemi Covid-19, 2 ASN Ini Terancam Dipecat

Namun, dirinya bisa memaklumi jika pegawai bersangkutan pulang kampung ke Ende atau Larantuka sebelum surat edaran itu keluar.

"Itu artinya mereka dengan sengaja, tahu, dan mau pulang kampung dan tidak mengindahkan surat edaran tersebut," kata Sunur dikutip dari Pos-Kupang.com.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X