Orangtua Sedih dan Kecewa Lihat YouTuber Ferdian Paleka Di-bully dan Ditelanjangi

Kompas.com - 10/05/2020, 16:14 WIB
YouTuber Ferdian Paleka (tengah) dan dua rekannya yang terlibat dalam video prank pembagian sembako berisi sampah. DOK. HUMAS POLRESTABES BANDUNGYouTuber Ferdian Paleka (tengah) dan dua rekannya yang terlibat dalam video prank pembagian sembako berisi sampah.

BANDUNG,KOMPAS.com - Orangtua YouTuber Ferdian Paleka merasa sedih dan kecewa melihat anaknya dirundung bahkan ditelanjangi saat ditahan di rumah tahanan Mapolrestabes Bandung.

"Kita menyayangkan kejadian itu. Perundungan di tahanan sungguh membuat orangtua sangat sedih lihat kondisi anak-anaknya menjadi viral dalam kondisi telanjang. Push up dan ada pemukulan," kata Rohman, kuasa hukum Ferdian bersama dua tersangka yang juga rekan Ferdian, di kantornya di Jalan Banda, Kota Bandung, Minggu (10/5/2020).

Baca juga: Fakta Lengkap Video Bullying YouTuber Ferdian Paleka di Rutan Polrestabes Bandung

Pihaknya mengapresiasi polisi yang telah menindak para pelaku.

Namun, Rohman meminta para pelaku ditindak lebih tegas.

"Meski kita apresiasi kepolisian yang segera menindak, kita berharap agar ada tindakan yang lebih tegas kepada pelaku agar ditindak pihak kepolisian dan memberikan keadilan bagi ketiganya," ucap Rohman.

Baca juga: Mencari Otak di Balik Prank Bantuan Berisi Sampah, Bukan Ferdian tapi Aidil Pelakunya

Seperti diketahui, YouTuber Ferdian Paleka dan temannya menjadi korban bully sejumlah tahanan Rutan Mapolrestabes Bandung.

Video perundungan itu tersebar di media sosial.

Mendapatkan informasi itu, polisi melakukan penelusuran dan mengamankan ponsel yang dimiliki tahanan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cuma karena Uang Rp 100 Ribu, Sekelompok Pemuda Keroyok Temannya hingga Tewas

Cuma karena Uang Rp 100 Ribu, Sekelompok Pemuda Keroyok Temannya hingga Tewas

Regional
Mahasiswi S2 yang Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Pacar, Pelaku Kesal Tak Diizinkan ke Bali

Mahasiswi S2 yang Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Pacar, Pelaku Kesal Tak Diizinkan ke Bali

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 14 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 14 Agustus 2020

Regional
Pengakuan Pengemudi Ojol Setelah Disuntik Vaksin Covid-19: Ngantuk, Lapar dan Ada Pantangannya

Pengakuan Pengemudi Ojol Setelah Disuntik Vaksin Covid-19: Ngantuk, Lapar dan Ada Pantangannya

Regional
Saat Sepucuk Surat Anak Kecil Itu Sentuh Hati Gubernur Ganjar: Saya Trenyuh...

Saat Sepucuk Surat Anak Kecil Itu Sentuh Hati Gubernur Ganjar: Saya Trenyuh...

Regional
Detik-detik Pria Bersenjata Tajam Mengamuk di Mapolres Jember

Detik-detik Pria Bersenjata Tajam Mengamuk di Mapolres Jember

Regional
Pesepeda di Sleman Tewas Ditabrak Mobil, Penabrak Kabur Setelah Bawa Korban ke RS

Pesepeda di Sleman Tewas Ditabrak Mobil, Penabrak Kabur Setelah Bawa Korban ke RS

Regional
Anak Gugat Ibu Kandung, Mediator PA Praya: Keduanya Sama-sama Ngotot

Anak Gugat Ibu Kandung, Mediator PA Praya: Keduanya Sama-sama Ngotot

Regional
Sakit Hati Diputus, Motif Penyekapan Perempuan oleh Mantan Pacar di Surabaya

Sakit Hati Diputus, Motif Penyekapan Perempuan oleh Mantan Pacar di Surabaya

Regional
Mahasiswi S2 Ternyata Dibunuh Kekasihnya, Jenazah Korban Digantung agar Seperti Bunuh Diri

Mahasiswi S2 Ternyata Dibunuh Kekasihnya, Jenazah Korban Digantung agar Seperti Bunuh Diri

Regional
PKS Bakal Koalisi dengan PDI-P Usung Kajot-Carlos di Pilkada Bengkayang 2020

PKS Bakal Koalisi dengan PDI-P Usung Kajot-Carlos di Pilkada Bengkayang 2020

Regional
'Setelah Diajak Jalan-jalan, Mereka Pesta Miras dan Korban Diperkosa Secara Bergiliran'

"Setelah Diajak Jalan-jalan, Mereka Pesta Miras dan Korban Diperkosa Secara Bergiliran"

Regional
Motif di Baju Adat NTT yang Dipakai Jokowi Melambangkan Kesucian Hati, Dipakai Rakyat Kecil hingga Bangsawan

Motif di Baju Adat NTT yang Dipakai Jokowi Melambangkan Kesucian Hati, Dipakai Rakyat Kecil hingga Bangsawan

Regional
Penumpang Pesawat dari Surabaya ke Pontianak Harus Sertakan Hasil Tes PCR

Penumpang Pesawat dari Surabaya ke Pontianak Harus Sertakan Hasil Tes PCR

Regional
'Terima Kasih Pak Jokowi Telah Mengenakan Pakaian Adat Sabu Raijua'

"Terima Kasih Pak Jokowi Telah Mengenakan Pakaian Adat Sabu Raijua"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X