Fakta Lengkap Video "Bullying" YouTuber Ferdian Paleka di Rutan Polrestabes Bandung

Kompas.com - 10/05/2020, 10:28 WIB
YouTuber Ferdian Paleka (tengah) dan dua rekannya yang terlibat dalam video prank pembagian sembako berisi sampah. DOK. HUMAS POLRESTABES BANDUNGYouTuber Ferdian Paleka (tengah) dan dua rekannya yang terlibat dalam video prank pembagian sembako berisi sampah.

KOMPAS.com - Warganet heboh dengan munculnya video aksi perundungan yang menimpa YouTuber Ferdian Paleka (21) di rumah tahanan (rutan) Polrestabes Bandung, Sabtu (9/5/2020). 

Dalam video tersebut, Ferdian dan teman-temannya terlihat hanya mengenakan celana dalam dengan kepala plontos.

Setelah itu, kedua tersangka terlihat masuk dalam tempat sampah berwarna kuning yang ada di rutan.

Baca juga: Video YouTuber Ferdian Paleka dkk Digunduli dan Ditelanjangi Direkam Seorang Tahanan

Lalu, keduanya pun melakukan squat jump dan push up. Perekam perundungan itu kemudian meminta Ferdian untuk mengucapkan kata "aing belegug" (saya bodoh), yang kemudian diikuti oleh pembuat video prank sembako berisi sampah itu.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Direkam oleh tahanan dengan ponsel

Ilustrasi oik yusuf/ kompas.com Ilustrasi

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya, kejadian itu direkam dengan ponsel oleh seorang tahanan.

Ponsel tersebut, menurut Ulung, diselundupkan ke tahanan saat pemberian jatah makanan.

"Itu didapatkan pada saat makanan yang dimasukkan ke dalam tahanan," kata Ulung saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Sabtu (9/5/2020).

"Pada saat pandemi ini di Polrestabes tidak menerima kunjungan, kecuali makanan. Mungkin diselipkan pada saat pemberian makanan kepada tahanan," tambahnya.

2. Anggota diperiksa

Tampak YouTuber Ferdian Paleka (kiri), Aidil (tengah), yang terlibat video prank sembako berisi sampah dan batu, setelah ditangkap di Tol Merak-Jakarta KM 19 pada Jumat (08/05/2020) pukul 00.30 WIB. Mereka sempat akan kabur ke Bandung dengan bantuan ayah dan paman Ferdian. Dok. @garizluis37 Tampak YouTuber Ferdian Paleka (kiri), Aidil (tengah), yang terlibat video prank sembako berisi sampah dan batu, setelah ditangkap di Tol Merak-Jakarta KM 19 pada Jumat (08/05/2020) pukul 00.30 WIB. Mereka sempat akan kabur ke Bandung dengan bantuan ayah dan paman Ferdian.

Polisi segera melakukan penyelidikan terkait video perundungan terhadap Ferdian dan teman-temannya.

Polisi juga telah mengamankan ponsel tahanan yang merekam dan memeriksa anggotanya.

"HP sudah diamankan, kita juga sudah melakukan pemeriksaan kepada penjaga sampai ke tingkat atasnya," kata Ulung, Sabtu (9/5/2020).

Pemeriksaan anggota yang berjaga dan pimpinannya ini sebagai bentuk tanggung jawab atas peristiwa perundungan itu.

"Untuk mempertanggungjawabkan kejadian ini," ucap Ulung.

Baca juga: Buntut Video Bullying YouTuber Ferdian Paleka dkk, Penjaga Diperiksa, Ponsel Disita

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Corona dari Klaster Kantor Gubernur Jambi Bertambah

Kasus Corona dari Klaster Kantor Gubernur Jambi Bertambah

Regional
Penambahan Kasus Corona di Riau Kembali Catat Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Corona di Riau Kembali Catat Rekor Tertinggi

Regional
Bersalaman dengan Pasien Covid-19 di Ruang Isolasi, Oknum ASN: Petugas, Catat Nama Saya

Bersalaman dengan Pasien Covid-19 di Ruang Isolasi, Oknum ASN: Petugas, Catat Nama Saya

Regional
2 Pedagang Positif Corona, Pasar Terbesar di Kabupaten Tegal Ditutup

2 Pedagang Positif Corona, Pasar Terbesar di Kabupaten Tegal Ditutup

Regional
Kisah Cinta Koestomo, Urus Istrinya yang Lumpuh 19 Tahun, Terpaksa Tinggalkan Pekerjaan

Kisah Cinta Koestomo, Urus Istrinya yang Lumpuh 19 Tahun, Terpaksa Tinggalkan Pekerjaan

Regional
Kisah Pilu Koestomo Si Tukang Sepatu, Tak Lagi Bekerja karena Merawat Anak dan Istrinya yang Lumpuh

Kisah Pilu Koestomo Si Tukang Sepatu, Tak Lagi Bekerja karena Merawat Anak dan Istrinya yang Lumpuh

Regional
Gowes ke Magelang, Ganjar Disambut Pelaku UKM dengan Antusias

Gowes ke Magelang, Ganjar Disambut Pelaku UKM dengan Antusias

Regional
ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Diisolasi

ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Diisolasi

Regional
Raih Nilai Tertinggi, Peserta SKB CPNS Ini Jawab Semua Soal dengan Benar

Raih Nilai Tertinggi, Peserta SKB CPNS Ini Jawab Semua Soal dengan Benar

Regional
Cegah Klaster Keluarga, RS Lapangan Akan Dibangun di Kota Malang

Cegah Klaster Keluarga, RS Lapangan Akan Dibangun di Kota Malang

Regional
Video Viral Seorang ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19

Video Viral Seorang ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19

Regional
Pemilik PO Pelangi Dijerat Pasal Narkotika dan Pencucian Uang

Pemilik PO Pelangi Dijerat Pasal Narkotika dan Pencucian Uang

Regional
 Pelaku Mengaku Bakar Bendera Merah Putih karena Hubungan Cinta dengan Pria Malaysia Tak Direstui Keluarga

Pelaku Mengaku Bakar Bendera Merah Putih karena Hubungan Cinta dengan Pria Malaysia Tak Direstui Keluarga

Regional
Perusahaan Tertutup ke Satgas, Kasus Covid-19 Diprediksi Jebol dari Klaster Pekerja Pabrik

Perusahaan Tertutup ke Satgas, Kasus Covid-19 Diprediksi Jebol dari Klaster Pekerja Pabrik

Regional
Sehari Bertambah 21 Kasus, Garut Dinyatakan Darurat Corona

Sehari Bertambah 21 Kasus, Garut Dinyatakan Darurat Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X