Kompas.com - 07/05/2020, 19:45 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Oded M Danial berjanji akan mencarikan solusi untuk membantu memenuhi pakan ratusan satwa di Kebun Binatang Bandung.

Seperti diketahui, operasional Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoological Garden (Bandung Zoo) ikut terdampak pandemi Covid-19.

Pasalnya, sejak Pemkot Bandung memulai langkah penanganan corona, Kebun Binatang Bandung pun memberikan dukungannya dengan menutup sementara operasionalnya.

Hingga saat ini, Bandung Zoo masih belum beroperasi.

"Pada prinsipnya kepemimpinan itu bukan hanya manusia, tapi binatang juga harus mendapat perhatian. Nanti akan saya coba usahakan cari solusi buat mereka agar binatang ini bisa terbantu, mungkin dari CSR," kata Oded melalui rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (6/5/2020).

Baca juga: Pandemi Corona, Ratusan Satwa di Kebun Binatang Semarang Terancam Kelaparan

Oded mengatakan, keprihatinan terhadap Bandung Zoo bukan berdasarkan dari sudut pandang ekonomi.

Menurut dia, hal yang paling penting saat ini adalah keberlangsungan hidup para satwa.

"Umar bin Khattab (sahabat Nabi Muhammad) pernah menyampaikan, kalau ada binatang satu yang mati kelaparan, saya pasti ditanya oleh Allah. Jadi Insya Allah saya akan perlakukan (satwa di Kebun Binatang Bandung) seperti manusia, karena binatang ini juga makhluk Allah," ujar Oded yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung.

Selain dari pemberitaan, Oded juga sudah menerima laporan dari beberapa pihak yang turut memperhatikan kondisi di Kebun Binatang Bandung.

Baca juga: Gemas! Momen Hewan Bertemu Sesamanya Saat Kebun Binatang dan Akuarium Sepi Pengunjung

 

Sehingga, dirinya turut menanggapi serius persoalan ratusan hewan yang juga ikut terdampak oleh pandemi virus corona.

Oded memastikan segera mengutus Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna untuk menelusuri lebih dalam mengenai kondisi tersebut dengan fokus untuk menjaga kelangsungan hidup beragam jenis hewan di destinasi wisata favorit di Kota Bandung tersebut.

"Karena mereka tidak ada pengunjung, maka berdampak pada operasional mereka, berat. Sekarang kondisinya susah makanan untuk binatang itu. Sebagai pemerintah, saya akan mencoba mendalami dan meminta ketua harian gugus tugas untuk datang kepada mereka seperti apa kebutuhannya," ujar Oded.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Regional
Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Regional
Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Regional
Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Regional
70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

Regional
Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Regional
Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.