Tak Ada Penambahan Kasus Positif Covid-19, Wali Kota Tegal: PSBB Terbukti Efektif

Kompas.com - 04/05/2020, 19:48 WIB
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono KOMPAS.com/Tresno SetiadiWali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono

TEGAL, KOMPAS.com - Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tegal Jawa Tengah akan berakhir Rabu (6/5/2020).

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, mengatakan, hingga hari ke-12 pelaksanaan PSBB, Senin (4/5/2020),  tidak ada penambahan kasus positif.

Pelaksanaan PSBB, meski belum sempurna, kata Dedy, terbukti efektif dalam menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

"PSBB ini terbukti efektif. Tidak ada penambahan kasus. Khususnya warga Kota Tegal hanya ada tiga kasus," kata Dedy, di SMA 1 Tegal, Senin (4/5/2020).

Baca juga: Warga Masih Ramai di Jalan, PSBB Kota Tegal hingga Hari Ketujuh Dinilai Belum Efektif

Dedy mengemukakan, sebelum PSBB, tercatat ada tiga kasus positif warga Kota Tegal. Satu orang sembuh, satu meninggal, dan satu lainnya masih dirawat sampai sekarang.

"Alhamdulillah ini tinggal satu yang dirawat," kata Dedy.

Menurut Dedy, dalam pelaksanaan PSBB, Pemkot Tegal telah menutup seluruh akses masuk dan hanya membuka satu akses masuk atau posko check point di Jalan Proklamasi.

Selain itu, pemadaman penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah jalan nasional, protokol, hingga jalan perkampungan warga disebut Dedy berhasil menekan pergerakan warga.

"Penutupan akses jalan dan beberapa lampu dipadamkan ini nyatanya cukup berhasil untuk membatasi ruang gerak masyarakat," kata Dedy.

Dedy mengemukakan, rencananya, PSBB akan kembali diperpanjang 14 hari. Warga Kota Tegal diajak untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan PSBB.

"Semoga sampai pelaksanaan PSBB selesai Kota Tegal zero kasus," kata Dedy.

Baca juga: Bertambah Satu, Pasien Covid-19 Sembuh di Kabupaten Tegal Jadi 2 Orang

Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi sebelumnya mengemukakan, ada sejumlah hal yang menjadi bahan evaluasi selama pelaksanaan PSBB.

Satu di antaranya soal penegakan hukum bagi siapa saja yang tak mengindahkan aturan PSBB sesuai dalam Perwal Nomor 8 Tahun 2020 tentang PSBB di Kota Tegal dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Selain itu, kata Jumadi, Pemkot Tegal juga akan mengevaluasi jumlah penerima bantuan sosial (bansos) dalam program jaring pengaman sosial.

Rencananya, penerima bansos akan ditambah di tahap kedua pendistribusian bulan Mei.

"Jaringan pengaman sosial, penegakan hukum, dan lain-lain semua akan kita evaluasi," kata Jumadi.

Sementara itu, data Dinas Kesehatan Kota Tegal mencatat, selain ada tiga kasus positif warga Kota Tegal, juga tercatat ada 4 warga Kabupaten Tegal yang positif dirawat di Kota Tegal.

Dari total ada 7 kasus positif di Kota Tegal, sebanyak 2 pasien sembuh, 2 masih dirawat, dan 3 meninggal dunia.

Selain itu, di Kota Tegal, di mana berdiri sejumlah rumah sakit rujukan daerah sekitar, juga masih merawat 10 pasien dalam pengawasan (PDP).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Regional
Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Regional
Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Regional
Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X