Fakta di Balik Aksi Corat-coret dan Hura-hura Siswa SMA di Riau Saat Kelulusan

Kompas.com - 04/05/2020, 15:32 WIB
Siswa dan siswi SMA di Riau, saat merayakan kelulusan dengan cara tak terpuji hingga viral di media sosial, Senin (4/5/2020).(Dok. Istimewa)
siswa smaSiswa dan siswi SMA di Riau, saat merayakan kelulusan dengan cara tak terpuji hingga viral di media sosial, Senin (4/5/2020).(Dok. Istimewa)

KOMPAS.com - Video aksi sejumlah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang merayakan kelulusan menjadi sorotan.

Pasalnya, sejumlah siswa dan siswi corat coret baju seragam dan hura-hura di tengah pandemi corona.

Selain itu, dari video yang beredar sosial, seorang siswi tampak berpelukan disaksikan rekan-rekannya.

Berdasa penelusuran Kompas.com, para siswa tersebut merupakan siswa dari SMA Negeri 1 Kunto Darusallam.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Minta maaf

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Kaharudin mengatakan, para yang melakukan aksi tak terpuji saat kelulusan, sudah meminta maaf.

Permintaan maaf itu disampaikan oleh siswa siswi melalui media sosialnya.

"Siswa sudah mengakui (perbuatannya) itu, lalu minta maaf. Mungkin cukup di situ saja. Untuk kelanjutannya, saya juga akan menghubungi kepala sekolahnya nanti," kata Kaharudin melalui sambungan telepon, Senin (4/5/2020).

2. Sudah diumumkan secara online, namun...

Kaharudin menjelaskan, untuk mencegah aksi konvoi dan menaati prosedur pencegahan wabah corona, kelulusan siswa SMA diumumkan pada Sabtu (2/5/2020) malam secara online.

"Kelulusan kita umumkan lewat online malam hari, supaya tidak ada siswa yang merayakan. Karena dilarang, dan sekarang kan juga ada wabah virus corona," kata Kaharudin.

Namun, menurut Khairuddin, tak semua siswa ikut dalam aksi tersebut. Beberapa siswa yang diketahui gelar aksi konvoi dan corat-coret.

"Informasinya hanya beberapa siswa. Mereka konvoi jalan di sekitar Kecamatan Kunto Darussalam," sebutnya.

3. Jadi viral dan sorotan masyarakat

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, para siswa yang merayakan kelulusan tersebut berasal dari SMA Negeri 1 Kunto Darussalam, Rohul.

Tak hanya mencoret baju seragam sekolah dan hura-hura, sebuah tangkapan layar yang beredar di media sosial, memperlihatkan seorang siswi melakukan aksi tak terpuji di hadapan sejumlah siswa.

Tampak juga siswi tersebut berpelukan dengan seorang siswa. 

Seperti diberitakan sebelumnya, para siswa dan sisi tersebut merayakan kelulusan Senin (4/3/2020).

Video aksi mereka pun menjadi viral di Facebook dan Instagram. 

(Penulis: Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor: Aprillia Ika)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DIY Siapkan Hotel Mutiara untuk Tampung Dokter dan Perawat Tambahan

Pemprov DIY Siapkan Hotel Mutiara untuk Tampung Dokter dan Perawat Tambahan

Regional
'Jadi Guru Honorer itu Banyak Membatin, Tidak Tahan kalau Bukan Panggilan Jiwa'

"Jadi Guru Honorer itu Banyak Membatin, Tidak Tahan kalau Bukan Panggilan Jiwa"

Regional
Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Regional
Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Regional
Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Regional
Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Regional
5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X