Kompas.com - 23/04/2020, 08:03 WIB

SALATIGA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Salatiga melakukan kajian untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal tersebut dikarenakan adanya penambahan tujuh pasien baru positif corona (Covid-19).

Wali Kota Salatiga Yuliyanto menjelaskan, kajian ini melibatkan seluruh Forkompinda dan tim dari akademisi dari perguruan tinggi di Salatiga.

"Sebelum mengirim permohonan PSBB ke Kementerian Kesehatan, ada banyak pertimbangan yang perlu dikaji, sehingga kami melibatkan perguruan tinggi untuk memberi masukan," jelasnya di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Puncak Pandemi Virus Corona di Kota Salatiga Diprediksi Akhir Mei

Namun, sebelum penerapan PSBB untuk kelurahan yang di wilayahnya ada pasien positif, maka akan diberlakukan selayak PSBB.

"Jadi gerakan ini dimulai dari kelurahan zona merah yang ada pasien positifnya, kita keroyokan bareng-bareng menyelesaikan dan fokus dengan masalah yang ada pasien positif. Ini diterapkan besok," kata Yuliyanto.

Sistemnya adalah gugus tugas dari tingkat kecamatan akan memonitoring termasuk pengawasan terhadap klaster pasien.

"Setelah ada data valid masuk, kita siapkan kebutuhan penanganan, termasuk logistiknya," imbuhnya.

Baca juga: Tukang Becak di Salatiga Hidup Mengandalkan Bantuan

Pola pendekatan dari lingkup wilayah terkecil diharapkan penanganan akan lebih terfokus.

"Kuncinya adalah mapping wilayah. Dengan masyarakat proaktif menjaga wilayahnya maka jika memungkinkan tidak perlu dilakukan PSBB. Cukup terhenti di kelurahan zona merah, tidak perlu sampai satu kota," kata Yuliyanto.

Dia mengaku, pihak Forkompinda sempat mewacanakan adanya pemberlakuan jam malam untuk memutus rantai penularan corona.

"Ini bagian dari keprihatinan karena masih banyak yang nongkrong dan berkerumun, tapi kalau masyarakat proaktif menjaga lingkungan maka tidak perlu ada jam malam. Cukup masyarakat dibantu TNI dan Polri, sudah bisa melakukan karantina wilayah," ungkapnya.

Data per Rabu (22/4/2020) di Kota Salatiga jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) ada 209 pasien, Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 12 pasien, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dua orang, dan pasien positif ada tujuh orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI

Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI

Regional
Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Regional
HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

Regional
Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Regional
Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Regional
Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Regional
Mantan Anggota Khilafatul Muslimin Lampung Ucap Ikrar Setia ke NKRI, Begini Respons Gubernur Arinal

Mantan Anggota Khilafatul Muslimin Lampung Ucap Ikrar Setia ke NKRI, Begini Respons Gubernur Arinal

Regional
Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Regional
Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Regional
Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Regional
Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Regional
Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Regional
Hutan Kota di Trenggalek Mulai Dipasang QR Code Berisi Informasi Jenis-jenis Tanaman

Hutan Kota di Trenggalek Mulai Dipasang QR Code Berisi Informasi Jenis-jenis Tanaman

Regional
Bupati Jekek Harap Festival Agustus Merdeka 77 Bawa Wonogiri ke Kenormalan Baru

Bupati Jekek Harap Festival Agustus Merdeka 77 Bawa Wonogiri ke Kenormalan Baru

Regional
Di Negaroa Bahagia Wisata Rally 2022, Pereli sekaligus Wabup Jembrana Masuk 10 Besar Seeded B

Di Negaroa Bahagia Wisata Rally 2022, Pereli sekaligus Wabup Jembrana Masuk 10 Besar Seeded B

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.