Kompas.com - 20/04/2020, 16:29 WIB
Ilustrasi kelaparan ShutterstockIlustrasi kelaparan

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang tukang bubut di Medan, Sumatera Utara, nekat mencuri beras di sebuah warung di dekat rumahnya pada Sabtu (18/4/2020).

Pria tersebut mengaku sangat lapar, sehingga terpaksa mencuri beras.

Sudah tidak ada lagi bahan makanan yang bisa dimasak dan pria itu tidak punya uang untuk membeli.

Baca juga: Kisah Guru Berkeliling 6 Kampung, Bantu Murid Belajar di Rumah

Pria tersebut hanya tinggal sendiri setelah ditinggalkan oleh istri dan 3 anaknya.

Kondisi kesulitan ekonomi dan kebutuhan memaksanya 2 kali mencuri beras di warung yang sama.

Namun, saat akhirnya tertangkap dan ketahuan mencuri beras, pria tersebut malah diberi beras, telur dan uang oleh polisi di Polsek Medan Baru.

Kisahnya viral di media sosial

Terkait kasus tersebut, ada 2 video yang tersebar di grup WhatsApp sejak Minggu (19/4/2020).

Video pertama berdurasi 21 detik, yang memperlihatkan seorang pria kurus diinterogasi di sebuah toko, karena kedapatan mencuri beras.

Kemudian, dalam video kedua memperlihatkan pria yang kedapatan mencuri itu diberikan bantuan bahan pokok.

Baca juga: Pembagian Beras dan Telur Diprotes Warga yang Tidak Kebagian

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi di Jalan Cinta Karya, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia.

Ketika dikonfirmasi Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing membenarkan kejadian tersebut.

"Tersangka menerangkan sudah sangat lapar sekali, berhubung apapun sudah tidak ada yang bisa dimasak untuk dimakan," kata Martua.

Pria yang berinisial A tersebut sehari-hari bekerja sebagai tukang bubut.

Namun, karena sepi pekerjaan, pria berusia 40 tahun itu sama sekali tidak memiliki uang untuk membeli makanan.

Pria tersebut mengaku pernah mendapatkan bantuan beras dan bahan makanan lain, namun dia berikan kepada istri dan 3 anaknya.

"Karena tidak ada lagi yang bisa dimakan dan tidak mempunyai uang untuk membeli makanan, maka mencuri," kata Martua.

Malah mendapat bantuan

Untuk memastikan kebenaran ucapan pria tersebut, Kapolsek kemudian memerintahkan Kanit Binmas Polsek Medan Baru Iptu Hirlan R Suprianto untuk mengecek kediaman pria tersebut dan mencari tahu kondisi sebenarnya.

Setelah diperiksa, keterangan pria tersebut ternyata benar.

Akhirnya, polisi menyerahkan bantuan bahan pokok kepada pria tersebut.

Bantuan itu berupa 1 karung beras, telur dan sejumlah uang.

Penyerahan itu direkam dalam sebuah video berdurasi 1 menit 5 detik.

Di rumah pria tersebut tidak ada meja dan kursi.

Polisi hanya duduk di lantai saat berkunjung ke rumahnya.

Pria tersebut terlihat hanya menundukkan kepala dan menyeka air matanya sambil mengucapkan terima kasih.

"Abang jangan melihat nilai yang kami berikan, tapi mudah-mudahan bermanfaat sama abang," kata Iptu Hirlan. 

Polisi meminta agar pria tersebut tidak lagi mencuri dan segera memberi tahu apabila ada kebutuhan pokok yang dibutuhkan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X