Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baru Bebas dari Nusakambangan, 3 Pria Ditangkap karena Curi Sepeda Motor

Kompas.com - 17/04/2020, 18:11 WIB
Fadlan Mukhtar Zain,
Khairina

Tim Redaksi

KEBUMEN, KOMPAS.com - Tiga orang mantan narapidana (napi) yang baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nuskambangan harus kembali mendekam di balik jeruji besi karena kedapatan mencuri sepeda motor di Kebumen, Jawa Tengah.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, ketiga tersangka yaitu inisial AM (26) warga Kecamatan Alian, Kebumen, DI (23) warga Kecamatan Mirit, Kebumen dan JO (21) warga Kecamatan Purwokerto Selatan, Banyumas.

"Ketiga tersangka sebelum bebas bertemu di Lapas Nusakambangan. Selanjutnya setelah ketiganya bebas, kembali melakukan persekongkolan jahat mencuri sepeda motor di wilayah Kebumen," kata Rudy melalui siaran pers, Jumat (17/42020).

Baca juga: Polisi Tak Segan Tembak Napi Asimilasi Corona yang Berulah

Rudy mengatakan, ketiga tersangka diduga mencuri sepeda motor jenis matic milik warga Desa Sidogede, Kecamatan Prembun, Kebumen, Rabu (16/4/2020) sekitar pukul 10.30 WIB yang diparkir di halaman rumahnya.

"Ketiga tersangka berangkat dari Purwokerto ke Kebumen, modusnya mengincar kendaraan sepeda motor yang sedang diparkir. Targetnya, satu tersangka harus bisa membawa pulang satu unit kendaraan curian," jelas Rudy.

Para tersangka, kata Rudy, dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara.

Baca juga: Napi Otak Rusuh Lapas Manado Tempati Lapas One Man One Cell di Nuskambangan

Rudy mengatakan, sebelumnya tersangka AM divonis 5 tahun 4 bulan penjara karena melakukan serangkaian pencurian telepon seluler, sepeda motor, laptop di Petanahan, Kebumen. Tersangka AM bebas melalui kebijakan asimilasi pada 1 April.

Kemudian tersangka DI, kata Rudy, divonis 22 bulan penjara karena pencurian burung di Kecamatan Alian, Kebumen pada tahun 2019. Tersangka DI bebas melalui kebijakan asimilasi pada 2 April

Sedangkan tersangka JO sebelumnya divonis 2,5 tahun penjara kasus pencurian telepon seluler pada 2018 di Purwokerto. Namun baru menjalani 1,5 tahun mendapat pembebasan bersyarat pada 26 Maret lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com