Meski Ada Pandemi Corona, Perguruan Tinggi Diminta Tak Tunda Kelulusan Mahasiswa

Kompas.com - 16/04/2020, 06:42 WIB
Ilustrasi Wisuda ShutterstockIlustrasi Wisuda

BANDUNG, KOMPAS.com - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV Jawa Barat dan Banten meminta perguruan tinggi tidak menunda kelulusan mahasiswa meski Indonesia tengah menghadapi pandemi corona.

Kepala LPPT Jabar dan Banten, Prof Uman Suherman mengatakan, saat ini perguruan tinggi tetap harus memberikan layanan pokok seperti pembelajaran hingga bimbingan tugas akhir.

“Apalagi kalau memang ada yang mau wisuda (lulus) jangan sampai ditunda,” ujar Uman dalam webinar yang diselenggaran Bagian Pusat Kerja Sama Internasional STIE Ekuitas, Rabu (16/4/2020).

Untuk mempercepat kelulusan, perguruan tinggi bisa membuat ijazah digital. Ijazah inilah yang nanti digunakan mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ataupun mencari kerja.

Baca juga: Ratusan Mahasiswa Sumbar di Mesir Terjebak Lockdown Covid-19, Mengeluh Kekurangan Bekal

Jikai ijazah dikeluarkan setelah pandemi berakhir, akan membutuhkan waktu lama. Sedangkan mahasiswa membutuhkan cepat.

Apalagi wisuda hanyalah seremonial. Hal substansialnya adalah proses mahasiswa dinyatakan yusidium karena kelulusannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yang perlu diingat, ketika proses bimbingan tugas akhir, dosen harus lebih serius dari biasanya. Bimbingan maupun pembelajaran online menguras kuota dan banyak mahasiswa bermasalah dengan itu.

“Ada mahasiswa nelpon saya. Begitu diangkat, ada suara layanan tekan 1 untuk membebankan biaya panggilan pada saya. Ya sudah, mahasiswanya tidak punya pulsa gimana lagi,” imbuhnya.

Baca juga: Imbas Lockdown, 1.500 Mahasiswa Indonesia di Mesir Butuh Bantuan

Begitupun dalam pengumpulkan data tugas akhir. Di masa pandemi, sangat sulit mengumpulkan data. Yang perlu diingat, data ada dua, primer dan sekunder. Gunakan yang paling memungkinkan.

Ketua STIE Ekuitas Prof Martha Fani Cahyandito mengatakan, iajzah, transkrip nilai, dan SKPI akan diberikan kepada mahasiswa dalam bentuk digital.

Ijazah tersebut masih dalam proses. Kemungkinan bulan depan sudah bisa dikeluarkan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X