Kronologi Bus Karyawan di Karawang Hangus Terbakar Usai Tabrak Kios Bensin Eceran

Kompas.com - 14/04/2020, 21:58 WIB
Sebuah bus hangus terbakar di Jalan Raya Cidomba, Kampung Sukatani, Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Selasa (13/4/2020) sekitar pukul 16.30 WIB. KOMPAS.COM/FARIDASebuah bus hangus terbakar di Jalan Raya Cidomba, Kampung Sukatani, Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Selasa (13/4/2020) sekitar pukul 16.30 WIB.

KOMPAS.com - Diduga rem blong, sebuah bus karyawan salah satu perusahaan di Kawasan Karawang Mitra Industri hangus terbakar di Jalan Raya Cidomba, Kampung Sukatani, Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Selasa (14/4/2020) sekitar pukul 16.30 WIB.

Bus tersebut terbakar usai menabrak kios bensin eceran dan kios LPG 3.

Akibat peristiwa itu, sopir bus bernama Karmo (55) terkena percikan api dan langsung dilarikan ke RSUD Karawang.

Baca juga: Tabrak Kios Bensin Eceran, Bus Karyawan di Karawang Hangus Terbakar

Kejadian berawal saat bus Warga Baru dengan nomor polis T 7525 DC yang dikemudikan Karmo melaju dari arah Peruri menunju Telukjambe.

Saat tiba di Pertigaan Cidomba, Kampung Sukatani, Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, bus mengalami rem blong dan oleng ke kiri lalu menabrak pembatas jalan.

Baca juga: Fakta Satpam Tampar Perawat karena Tak Terima Diingatkan Pakai Masker, Pelaku Ditangkap

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diduga sang sopir tak dapat menguasai kemudinya, bus tersebut kemudian menabrak kios bensin eceran dan kios LPG 3 kg, lalu muncul percikan api.

"Akibatnya bus terbakar," kata Kanit Laka Lantas Polres Karawang Iptu Sabar Santosa melalui pesan WhatsApp.

Baca juga: Kronologi Video Viral Pria Mengamuk dan Ajak Warga Berkelahi karena Tak Terima Ditegur Tidak Pakai Masker, Ngaku Anggota

Selain bus, empat kios juga ikut terbakar. Akibat peristiwa itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polsek Telukjambe Timur Ipda Wahyu Kurniawan mengatakan, akibat kejadian tersebut, sopir bus terkena percikan api dan langsung dibawa ke RSUD Karawang.

Baca juga: Fakta Bentrok TNI dengan Polri di Mamberamo Raya, Berawal dari Salah Paham hingga 3 Polisi Tewas

Sekitar pukul 18.11 WIB, bus berhasil dievakuasi dengan menggunakan forklif milik salah satu perusahaan dan dipindahkan ke tempat yang tidak mengganggu arus lalu lintas.

"Kita geser menggunakan forklif milik salah satu perusahaan agar lalu lintas di Pertigaan Cidomba dapat kembali normal," kata Wahyu.

Baca juga: Seorang Baby Sitter Berstatus PDP Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

 

(Penulis : Kontributor Karawang, Farida Farhan | Editor : Farid Assifa)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X