Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Tekan Penyebaran Covid-19, Semarang Terapkan Wajib Lapor bagi Pendatang

Kompas.com - 14/04/2020, 21:12 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Kapolrestabes Semarang Auliansyah Lubis, saat memperkenalkan Sidatang, Selasa (14/4/2020). DOK. IstimewaWali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Kapolrestabes Semarang Auliansyah Lubis, saat memperkenalkan Sidatang, Selasa (14/4/2020).

KOMPAS.com – Untuk menekan penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19), Polrestabes Semarang bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, menerapkan wajib lapor bagi para pendatang.

Terkait mekanisme wajib lapor, pendatang hanya perlu memindai barcode yang tersedia di sejumlah pintu masuk Kota Semarang antara lain di Bandara Jenderal Achmad Yani dan Stasiun Tawang.

Untuk memperkenalkan sistem pelaporan yang diberi nama Sistem Pendataan Pendatang (Sidatang) tersebut, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Semarang turun langsung untuk melakukan sosialisasi, Selasa (14/4/2020).

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau yang biasa disapa Hendi pun, mengucapkan terima kasih atas kerja sama Polrestabes Semarang.

Baca juga: MTI: 1,3 Juta Masyarakat Tetap Berpotensi Mudik, Jawa Tengah Jadi Tujuan Utama

“Program Sidatang yang diinisiasi Pak Kapolres membuat pendataan lebih efektif, efisien, cepat, dan detail,” kata Hendi, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Hendi menambahkan, data yang masuk melalui sistem tersebut tersambung secara real time ke server Pemkot Semarang dan Polrestabes.

“Begitu ada data masuk, sedulur-sedulur di puskesmas akan langsung melakukan klarifikasi sebagai upaya pemantauan, hingga melakukan karantina,” kata Hendi.

Meski begitu Kapolrestabes Semarang Auliansyah Lubis mengatakan, sistem tersebut masih mengalami evaluasi.

Baca juga: Tren Kesembuhan Pasien Positif Covid-19 di Kota Semarang Terus Bertambah

“Yang masih dievaluasi adalah bagaimana penumpang yang turun atau keluar dari area kedatangan tidak menumpuk di tempat peletakkan barcode,” kata Aulia.

Selain itu Aulia mengatakan, di lokasi keberangkatan juga akan disediakan barcode berisi formulir pendataan untuk diisi di perjalanan.

“Nanti ketika datang tinggal menunjukkan hasil pengisian formulir kepada petugas,” kata Aulia.

Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cek Kesehatan Calon Kepala Daerah Bangka Belitung Kini Tak Lagi di Jakarta

Cek Kesehatan Calon Kepala Daerah Bangka Belitung Kini Tak Lagi di Jakarta

Regional
Bupati Probolinggo Tak Larang Warga Gelar Lomba Saat 17 Agustus, Ini Syaratnya

Bupati Probolinggo Tak Larang Warga Gelar Lomba Saat 17 Agustus, Ini Syaratnya

Regional
'Korban dan Buaya Sempat Muncul ke Permukaan Air, Lalu Masuk Kembali dan Menghilang'

"Korban dan Buaya Sempat Muncul ke Permukaan Air, Lalu Masuk Kembali dan Menghilang"

Regional
Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Kian Meluas, Drone Dikerahkan Awasi Pelaku Pembakaran

Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Kian Meluas, Drone Dikerahkan Awasi Pelaku Pembakaran

Regional
Mendagri Tito: Petahana yang Tak Serius Tangani Covid-19 Tidak Usah Dipilih

Mendagri Tito: Petahana yang Tak Serius Tangani Covid-19 Tidak Usah Dipilih

Regional
Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

Regional
Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ngaku sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Dibungkus Selimut

Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ngaku sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Dibungkus Selimut

Regional
Cerita Indriana Kebal Diejek karena Tinggal di Kandang Ayam, Ingin Sekolah dan Belikan Ibu Rumah

Cerita Indriana Kebal Diejek karena Tinggal di Kandang Ayam, Ingin Sekolah dan Belikan Ibu Rumah

Regional
2 Oknum Polisi Pengedar Narkoba Ditembak karena Melawan Saat Ditangkap

2 Oknum Polisi Pengedar Narkoba Ditembak karena Melawan Saat Ditangkap

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Haru Siswi SMK Tinggal di Bekas Kandang Ayam | Kesaksian Ibu Kehilangan Bayi di Rumah Sakit

[POPULER NUSANTARA] Cerita Haru Siswi SMK Tinggal di Bekas Kandang Ayam | Kesaksian Ibu Kehilangan Bayi di Rumah Sakit

Regional
Cerita Nurul, Ibu Hamil yang Didorong Begal hingga Jatuh dari Motor

Cerita Nurul, Ibu Hamil yang Didorong Begal hingga Jatuh dari Motor

Regional
Saat Buronan Narkoba Dilindungi, Petugas BNNK Dipukuli dan Mobil Digulingkan Secara Anarki

Saat Buronan Narkoba Dilindungi, Petugas BNNK Dipukuli dan Mobil Digulingkan Secara Anarki

Regional
Ini Penyebab Sopir Ambulans Mengantar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Ini Penyebab Sopir Ambulans Mengantar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Regional
Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Masih Didalami karena Tidak Ada Saksi

Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Masih Didalami karena Tidak Ada Saksi

Regional
Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
komentar di artikel lainnya