Kerangka Manusia Ditemukan Tergantung dalam Rumah Kontrakan

Kompas.com - 14/04/2020, 15:43 WIB
Aparat kepolisian di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tengah menggelar olah TKP penemuan tulang belulang mengenakan wig. Selasa, (14/4/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Aparat kepolisian di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tengah menggelar olah TKP penemuan tulang belulang mengenakan wig. Selasa, (14/4/2020).

BONE, KOMPAS.com - Warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan tulang belulang manusia tergantung dalam sebuah rumah yang dikontrakan.

Tulang benulang itu ditemukan di Kompleks BTN Lonrae, Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Bone, pada Selasa (14/4/2020) sekitar 08.00 Wita.

Kerangka itu diduga seorang aparatur sipil negara (ASN) bernama Hamzah (45) yang menghuni rumah kontrakan itu.

Baca juga: Tak Ada Tanda Kekerasan di Kerangka Manusia yang Ditemukan di Bojonegoro

Penemuan kerangka manusia ini bermula dari warga yang penasaran bau busuk di tempat tinggal Hamzah.

"Warga di sini sudah resah mencium bau busuk sejak sebulan lalu," kata Muktar (52), Kepala Lingkungan Duajeng, Kelurahan Lonrae, kepada Kompas.com.

Lantaran pintu kontrakan itu terkunci, warga terpaksa mendobrak pintunya dan menemukan kerangka manusia menggantung di tali yang diikatkan ke plafon.

Setelah mendapatkan laporan adanya warga yang menemukan kerangka manusia, polisi langsung mendatangi lokasi dan menggelar olah tempat kejadian perkara.

Kerangka itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru untuk dilakukan visum.

Baca juga: Cari Bibit Porang di Gunung Muria, Pria Ini Temukan Kerangka

Tali dan kursi yang ditemukan dekat kerangka itu juga disita polisi.

"Kami belum bisa menyimpulkan apakah murni gantung diri atau ada motif lain sebab masih dalam penyelidikan" kata Kasat Reskrim Polres Bone AKP Muhammad Fahrun melalui pesan singkat.

 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Regional
Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

Regional
KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

Regional
11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

Regional
Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Regional
Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Regional
Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Regional
BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X