Kasus Nenek Pukul Kepala Desa, Korban Laporkan 2 Orang ke Polisi

Kompas.com - 09/04/2020, 15:19 WIB
Video Kepala Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, T Bakhtiar, dipukul warganya, seorang nenek berinisial TU (60). Sang nenek kemudian dilaporkannya ke Mapolres Aceh Utara pada 3 April 2020 karena video pemukulannya jadi viral di WhatsApp dan media sosial. Dok. YoutubeVideo Kepala Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, T Bakhtiar, dipukul warganya, seorang nenek berinisial TU (60). Sang nenek kemudian dilaporkannya ke Mapolres Aceh Utara pada 3 April 2020 karena video pemukulannya jadi viral di WhatsApp dan media sosial.


ACEH UTARA, KOMPAS.com – Kepala Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, T Bakhtiar melaporkan dua orang atas kasus penganiayaan kepada polisi.

Pertama Bakhtiar melaporkan TU, seorang nenek berusia 60 tahun ke Mapolsek Seunuddon.

Berikutnya, Bakhtiar melaporkan IK (30) yang merupakan anak dari TU.

Baca juga: Jenazah Remaja 13 Tahun Dikubur Setengah Badan

Adapun, TU dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap Bakhtiar.

Sedangkan, IK dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik di Mapolres Aceh Utara.

“Awalnya saya datang untuk menyelesaikan sengketa tanah antara TU dengan tetangganya. Ini sudah tiga kali. Sebelumnya, kepala dusun saya datang, tapi dimaki-maki. Lalu saya datang, juga dimaki-maki, bahkan mau memukul,” kata Bakhtiar saat dihubungi, Kamis (9/4/2020).

Baca juga: Lansia di Sukabumi Dirampok oleh Pelaku yang Pura-pura Mendata Bansos

Bakhtiar mengatakan, saat itu dirinya dan kepala dusun mau meninggalkan halaman rumah TU.

Namun, tiba-tiba TU memukul kepalanya dari belakang.

Lalu, bersama warga dan aparat desa lainnya, Bakhtiar meninggalkan lokasi rumah TU.

Menurut Bakhtiar, dia dan aparat desa lainnya bahkan sempat dilempar dengan batu.

“Saya sudah sabar sekali. Niat saya baik mau menyelesaikan masalah sengketa tanah. Saya minta ditunjukan sertifikat tanah asli. Tidak ditunjukan juga, malah memaki dan main pukul. Ini sebabnya saya laporkan dua kasus,” kata Bakhtiar.

Baca juga: Gubernur Kepri Pertimbangkan Pemberlakuan PSBB

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X