Covid-19 Hantam Pariwisata NTB: 100 Pekerja Kena PHK, 4.000 Dirumahkan

Kompas.com - 08/04/2020, 19:50 WIB
Kondisi Gili Trawangan ditengah Pandemi Coro6 KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDKondisi Gili Trawangan ditengah Pandemi Coro6

MATARAM, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat ( NTB) Moh Fauzal menyampaikan, ada sekitar 4.000 karyawan hotel dan restoran yang dirumahkan karena sepinya pengunjung akibat pandemi virus Corona.

“Ada beberapa pilihan oleh teman-teman di pelaku pariwisata ini, seperti ada yang dirumahkan, itu banyak sekitar empat ribuan,” kata Fauzal, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (8/4/2020).

Fauzal menerangkan, dengan dirumahkan, secara otomatis para karyawan tidak dapat gaji dan hak lainnya.

Baca juga: Papua Tambah 14 Kasus Positif Corona, Satgas: Physical Distancing Belum Berjalan

Namun, bukan berarti karyawan yang dirumahkan tersebut terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Jadi, karyawan tidak dapat hak sama sekali gaji dan lain-lain, tapi ini bukan berarti PHK, dia masih bisa bekerja nanti jika wabah ini sudah berakhir,” kata Ffauzal.

Sementara, untuk jumlah pekerja yang di PHK, menurut dia belum terlalu tinggi, namun ada sekitar seratusan orang yang di PHK.

“Ada yang otomatis di PHK, ada beberapa sekitar tidak banyak sih yang mengambil opsi PHK itu, sekitar seratusanlah, data terakhir kami,” kata Fauzal.

Selain opsi merumahkan pekerja, dan PHK, ada juga kabar gembira, yakni para pelaku wisata juga mempekerjakan karyawan dengan sistem sif.

Baca juga: Penambang Batu Bara Ilegal di Kaltim Diduga Manfaatkan Wabah Virus Corona

Gajinya disebut terbagi menjadi setengah.

Diakui Fauzal, kondisi pariwisata di NTB hampir menuju zero atau nol, dan pihak Pemda NTB saat ini sedang melakukan antisipasi dari krisis yang dapat ditimbulkan akibat wabah virus corona.

Hingga kini, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di NTB sebanyak 10 orang, dengan satu orang meninggal dunia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Aceh Tengah Dukung Pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara

Bupati Aceh Tengah Dukung Pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara

Regional
Fakta Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur, Ditemukan Usai Dimasak hingga Ada Indikasi Sabotase

Fakta Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur, Ditemukan Usai Dimasak hingga Ada Indikasi Sabotase

Regional
Menggembalakan Sapi, Nurhati Tewas Terlilit Tali, Ini Kronologinya

Menggembalakan Sapi, Nurhati Tewas Terlilit Tali, Ini Kronologinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sejarawan UGM Tanggapi Film G30S/PKI | Driver Ojol Korban Order Fiktif 14 Ayam Geprek

[POPULER NUSANTARA] Sejarawan UGM Tanggapi Film G30S/PKI | Driver Ojol Korban Order Fiktif 14 Ayam Geprek

Regional
KA Serayu Pagi Jurusan Pasar Senen-Purwokerto Anjlok di Ciamis, Ganggu Perjalanan KA Lain

KA Serayu Pagi Jurusan Pasar Senen-Purwokerto Anjlok di Ciamis, Ganggu Perjalanan KA Lain

Regional
Pakai GPS, Sulkifli Kayuh Perahu Sejauh 17 Km untuk Daftar Jadi Anggota TNI AL, Ini Kisahnya

Pakai GPS, Sulkifli Kayuh Perahu Sejauh 17 Km untuk Daftar Jadi Anggota TNI AL, Ini Kisahnya

Regional
Aniaya Anak Pakai Tang, Ini Keanehan Sikap Seorang Ayah Saat Berhadapan dengan Polisi

Aniaya Anak Pakai Tang, Ini Keanehan Sikap Seorang Ayah Saat Berhadapan dengan Polisi

Regional
Detik-detik Paidi Pingsan Lihat Sang Istri Tewas Terlilit Tali Sapi yang Digembalakan

Detik-detik Paidi Pingsan Lihat Sang Istri Tewas Terlilit Tali Sapi yang Digembalakan

Regional
Kontak Erat dengan Pasien Corona, Wakil Bupati Kubu Raya Positif Corona: Saya Tak Ingin Ini Klaster Baru

Kontak Erat dengan Pasien Corona, Wakil Bupati Kubu Raya Positif Corona: Saya Tak Ingin Ini Klaster Baru

Regional
'Kalau Risma Jadi Juru Kampanye Pasangan Nomor 1, Mengundurkan Diri Dulu'

"Kalau Risma Jadi Juru Kampanye Pasangan Nomor 1, Mengundurkan Diri Dulu"

Regional
Kisah Febfi Sebarkan Kebaikan dengan Sediakan Internet Gratis Keliling, Berawal dari Meninggalnya Sang Anak

Kisah Febfi Sebarkan Kebaikan dengan Sediakan Internet Gratis Keliling, Berawal dari Meninggalnya Sang Anak

Regional
Ini Jawaban Kapolres Blitar Dituding Maki Kasat Sabhara dan Biarkan Penambangan Liar

Ini Jawaban Kapolres Blitar Dituding Maki Kasat Sabhara dan Biarkan Penambangan Liar

Regional
Cerita Bambang Surono, Dapat Tawaran Nyanyi karena Mirip Didi Kempot

Cerita Bambang Surono, Dapat Tawaran Nyanyi karena Mirip Didi Kempot

Regional
Setelah Mengundurkan Diri karena Dimaki, Kasat Sabhara Laporkan Kapolres Blitar ke Polda Jatim

Setelah Mengundurkan Diri karena Dimaki, Kasat Sabhara Laporkan Kapolres Blitar ke Polda Jatim

Regional
Klaster Baru Penularan Corona di Kota Kupang Muncul dari Karyawan Bank

Klaster Baru Penularan Corona di Kota Kupang Muncul dari Karyawan Bank

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X