Tak Terima Dibandingkan dengan Mantan Pacar, Suami Aniaya Istri Sampai Nyaris Tewas

Kompas.com - 08/04/2020, 18:12 WIB
Pentiko Aji Priyono alias Iko (34) pelaku penganiayaan istri hingga nyaris tewas saat diamankan di Polsek Ilir Barat I Palembang, Rabu (8/4/2020). KOMPAS.COM/AJI YULIANTO KASRIADI PUTRAPentiko Aji Priyono alias Iko (34) pelaku penganiayaan istri hingga nyaris tewas saat diamankan di Polsek Ilir Barat I Palembang, Rabu (8/4/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Tak tahan selalu dibandingkan dengan mantan pacar istrinya, Pentiko Aji Priyono alias Iko (34) nekat menganiaya istrinya, Sri Asih Wulandari (38), hingga nyaris tewas.

Informasi dihimpun, Sri yang merupakan istri dari Iko sebelumnya sempat menjodohkan mantan pacarnya tersebut dengan adik sepupunya.

Pelaku Iko sempat mendengar percakapan istrinya yang sedang berteleponan bersama sepupunya.

Dalam sambungan telepon, Iko pun marah karena disindir korban.

Baca juga: Tak Terima Ditagih Sewa Tanah, Petani Ini Tembak Kepala dan Dada Temannya

"Saya selalu dibandingkan sama mantannya, bahkan dibilang lebih baik mantannya dulu dari pada saya. Jadi dia minta sepupunya itu untuk cepat menikahi mantannya," kata pelaku Iko saat berada di Polsek Ilir Barat I Palembang, Rabu (8/4/2020).

Mendengar percakapan itu, Iko dan Sri pun ribut dan terjadi adu mulut. Bahkan, korban meminta cerai kepada pelaku. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena takut dicerai, Iko lalu menuju ke dapur dan mengambil sebilah pisau.

"Saya bilang bunuh saja aku, kalau mau cerai. Pisau itu saya berikan ke istri," ujar korban.

Akan tetapi, keduanya sempat rebutan pisau.

Baca juga: Rencana Gugurkan Janin, Wanita di Palembang Dicabuli Dukun dengan Modus Ritual

Tusuk istri berkali-kali

Lengan kiri pelaku pun tersayat oleh pisau tersebut sehingga membuatnya marah dan langsung menusuk korban berulang kali hingga nyaris tewas.

"Waktu saya tusuk, istri saya masih bilang kurang ajar. Saya semakin emosi dan mengambil palu dan memukulnya lagi di kepala,"ujar pelaku.

Dalam kondisi berlumuran darah, Sri dilarikan keluarganya ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Yeni mengatakan, korban mengalami belasan tusukan yang dilakukan oleh pelaku.

Baca juga: Modus Dukun Cabul di Palembang, Mengaku Bisa Gugurkan Kandungan, Malah Cabuli Korban Berulang Kali

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
STAND UP COMEDY INDONESIA
Stand Up Ate: Pernah Punya Mantan, Kerjaannya Rombak Muka - THE UNCUT
Stand Up Ate: Pernah Punya Mantan,...
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X