Ditangkap Usai Jambret Ponsel Milik Bocah, Pelaku Ini Mengaku Baru Pendalaman

Kompas.com - 07/04/2020, 20:30 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI

KOMPAS.com - M (41), penjambret telepon genggam milik seorang bocah 12 tahun di Kawasan Tengger, Surabaya, Jawa Timur, mengaku baru sekali menjambret dan sedang melakukan pendalaman.

"Pengakuannya juga baru sekali dan masih dalam pendalaman," tandas Kanit Reskrim Polsek Benowo, Ipda Jumeno, Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Ringankan Dampak Corona, Bupati Natuna Tangguhkan Angsuran Pinjaman Koperasi hingga 30 April

Selain itu, menurut Jumeno, M terpaksa menjadi jambret karena untuk membayar utang dan makan sehari-hari, dilansir dari Tribunnews.

Seperti diketahui, saat diamankan dari amukan massa, polisi mengamankan sepeda motor Yamaha Xeon L 3552 Y, yang digunakan pelaku untuk menjambret dan sebuah telepon genggam Vivo milik korban.

Kronologi

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, Jumeno menjelaskan, pelaku saat itu melintas di Jalan Tengger yang kondisinya saat itu sepi setelah hujan mengguyur.

Saat itu, korban yang diketahui bernama Mega, sedang asyik bermain telepon genggam di tepi jalan tersebut.

Tanpa pikir panjang, pelaku yang merupakan warga Wonorejo, Manukan, segera mendekati dan merampas telepon dari tangan korban.

Korban pun terkejut dan langsung berteriak jambret.

Sementara itu, ayah korban, Miraj (48), yang mendengar teriakan Mega segera ikut berteriak meminta tolong warga.

Mendengar teriakan korban dan ayahnya, pelaku panik dan langsung tancap gas. Naas, ban depan motor pelaku tergelincir hingga membuatnya terjatuh.

Warga di sekitar lokasi yang mulai berdatapun dengan mudah menangkap pelaku. Namun, pada saat bersamaan ada mobil patroli polisi melintas dan mengamankan pelaku. 

"Ketika dikejar pelaku panik dan hilang kendali hingga motornya tergelincir dan jatuh di aspal,"kata Benowo, Ipda Jumeno, Selasa (7/4/2020).

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul: Perampas Ponsel Anak-anak Kuwalat, Jalan Licin Motornya Tergelincir



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Regional
Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Regional
Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

Regional
Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Regional
Banjir dan Longsor Manado, 6 Orang Tewas, Salah Satunya Polisi Berpangkat Aiptu

Banjir dan Longsor Manado, 6 Orang Tewas, Salah Satunya Polisi Berpangkat Aiptu

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 Januari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 Januari 2021

Regional
Pengakuan Warga Probolinggo yang Terdampak Hujan Abu Semeru: Perih di Mata

Pengakuan Warga Probolinggo yang Terdampak Hujan Abu Semeru: Perih di Mata

Regional
Peluk Anak Istri Saat Atap Runtuh karena Gempa, Sertu Palemba Korbankan Punggungnya

Peluk Anak Istri Saat Atap Runtuh karena Gempa, Sertu Palemba Korbankan Punggungnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2021

Regional
BPBD DIY Tak Mau Terburu-buru Pulangkan Pengungsi Gunung Merapi

BPBD DIY Tak Mau Terburu-buru Pulangkan Pengungsi Gunung Merapi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 17 Januari 2021

Regional
Maling Bobol Rumah Satu Keluarga Korban Sriwijaya Air, Warga: Tega, Biadab, Padahal Lagi Berduka

Maling Bobol Rumah Satu Keluarga Korban Sriwijaya Air, Warga: Tega, Biadab, Padahal Lagi Berduka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X