Ringankan Dampak Corona, Bupati Natuna Tangguhkan Angsuran Pinjaman Koperasi hingga 30 April

Kompas.com - 07/04/2020, 19:41 WIB
Bupati Natuna Hamid Rizal memberikan edukasi pemahaman kepada warga Desa Kota Tua Penagih. Meski sebelumnya sempat khawatir, namun belakangan berangsur berkurang KOMPAS.COM/HADI MAULANABupati Natuna Hamid Rizal memberikan edukasi pemahaman kepada warga Desa Kota Tua Penagih. Meski sebelumnya sempat khawatir, namun belakangan berangsur berkurang

NATUNA, KOMPAS.com - Bupati Natuna Hamid Rizal meneken surat penangguhan pembayaran angsuran bagi warga Natuna yang memiliki cicilan di koperasi, mulai 1 April 2020 hingga 30 April 2020. 

Hal ini dilakukan untuk mengurangi dampak ekonomi akibat menyebarnya wabah corona di Kepri, terutama di Kabupaten Natuna. 

Bupati Natuna mengatakan, ia mengeluarkan surat kepada pengurus koperasi harian yang ada di Natuna tentang penangguhan angsuran pinjaman bagi masyarakat, pedagang-pedagang kecil atau debitur yang memiliki kewajiban kepada kreditur (pembiayaan).

"Kami minta kepada seluruh pengelolah atau pengurus koperasi yang ada di kabupaten Natuna, untuk melakukan penundaaan angsuran pinjaman selama 30 hari bagi masyarakat, terhitung mulai dari tanggal 1 April 2020 sampai dengan 30 April 2020 mendatang," kata Hamid Rizal saat dihubungi melalui telepon, Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Tanggap Dampak Ekonomi Corona, Kepri Gratiskan SPP untuk SMA, SMK dan SLB

Hamid mengakui,  tidak saja dunia atau bahkan provinsi Kepri, Kabupaten Natuna juga sangat merasakan dampak dari penyebaran virus corona ini.

Meski angka di Kabupaten Natuna terbilang cukup kecil, namun dampak ekonomi tidak bisa terelakan lagi.

"Hari normal saja terkadang agak sulit karena letak geografis Natuna yang cukup jauh dan minimnya transportasi ke Natuna. Apalagi setelah corona ini, terasa semakin menyulitkan," jelas Hamid.

Hal ini jugalah yang mengakibatkan sektor perekonomian masyarakat melemah, sehingga tidak sedikit pedagang-pedagang kecil, debitur khususnya yang ada di Natuna yang memiliki pinjaman kepada koperasi harian mengalami kesulitan membayar angsuran hariannya.

"Mudah-mudahan 30 April 2020 ini bisa kembali normal, jika tidak bisa saja hal ini akan diperpanjang hingga kondisinya benar-benar kondusif seperti biasa," pungkas Hamid.

Baca juga: 29 Kapal Besar Asal Pantura Mulai Melaut di Natuna, Bagaimana Skema Pengamanannya?

Pemerintah Kabupaten Natuna sendiri telah mengeluarkansejumlah kebijakan selama tanggap darurat virus corona atau Covid-19 ini.

Antara lain, memberlakukan penghapusan pembayaran pajak 10 persen terhadap hotel, restoran dan rumah makan hingga akhir Mei 2020 mendatang.

Kemudian, memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) dan rapid test (alat test cepat) kepada tenaga medis. Lalu, bantuan ke masyarakat kurang mampu dengan memberikan beras.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

Regional
Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Regional
Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Regional
Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Regional
Hendak Melaut, 2 Nelayan Ini Tersambar Petir, Satu Tewas

Hendak Melaut, 2 Nelayan Ini Tersambar Petir, Satu Tewas

Regional
Cerita Guru Honorer di Bulukumba, Mengabdi 7 Tahun tapi Gaji Tak Cukup Beli Bensin

Cerita Guru Honorer di Bulukumba, Mengabdi 7 Tahun tapi Gaji Tak Cukup Beli Bensin

Regional
Diperiksa KPK Terkait Kasus Zumi Zola, Bupati Muaro Jambi Mengaku Cuma Jadi Saksi

Diperiksa KPK Terkait Kasus Zumi Zola, Bupati Muaro Jambi Mengaku Cuma Jadi Saksi

Regional
Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Regional
Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Regional
Raih Gelar Sarjana di Usia 78 Tahun, Chamimah: Mahasiswa Lain Memotivasi Saya...

Raih Gelar Sarjana di Usia 78 Tahun, Chamimah: Mahasiswa Lain Memotivasi Saya...

Regional
Debat Pilkada Karawang, KPU: Paslon Beda Pendapat Saat Debat, tapi Silaturahmi Tetap Terawat

Debat Pilkada Karawang, KPU: Paslon Beda Pendapat Saat Debat, tapi Silaturahmi Tetap Terawat

Regional
Wali Kota Samarinda Sjaharie Jaang Positif Covid-19

Wali Kota Samarinda Sjaharie Jaang Positif Covid-19

Regional
7 Pegawai di Kantor Gubernur NTT Positif Corona

7 Pegawai di Kantor Gubernur NTT Positif Corona

Regional
Jika Menang Pilkada Solo, Bajo Bangun Jalan Layang hingga Sungai Bawah Tanah

Jika Menang Pilkada Solo, Bajo Bangun Jalan Layang hingga Sungai Bawah Tanah

Regional
Remaja 15 Tahun Ditangkap Setelah 16 Kali Mencuri, Hasil Curian Dipakai Beli Sabu

Remaja 15 Tahun Ditangkap Setelah 16 Kali Mencuri, Hasil Curian Dipakai Beli Sabu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X