Suami Jadi Pengedar Narkoba, Mengaku Diperintah Istri yang Sedang Dipenjara

Kompas.com - 07/04/2020, 19:03 WIB
Ilustrasi borgol. SHUTTERSTOCKIlustrasi borgol.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Tasikmalaya Kota berhasil menangkap pengedar narkoba jenis sabu berinisial DA (38), atas perintah istrinya sendiri yang mendekam dengan kasus sama di salah satu Lapas wilayah Jawa Barat.

Pelaku selama ini menerima paket sabu-sabu dan para pemesan sesuai dengan kendali istrinya lewat saluran telepon selular dengan sistem tempel.

Sang istri mengarahkan pelaku tentang ciri-ciri pemesan, lokasi paket untuk pengambilan sampai menentukan lokasi tempat pengambilan paket sabu kepada pemesan.

"Kita berhasil menangkap seorang pria diduga sebagai pengedar Narkoba jenis sabu. Kita berhasil amankan barang bukti 10 paket sabu dengan berat sekitar 10 gram. Jaringan ini dikendalikan oleh istrinya sendiri yang berada di Lapas, yang tidak bisa saya sebutkan lokasinya," jelas Kepala Satnarkoba Polres Tasikmalaya AKP Yaser Arafat, kepada wartawan di kantornya, Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Simpan Sabu di Bungkus Rokok, Pelajar SMA di Makassar Ditangkap

Yaser menambahkan, pelaku selama ini dikenal paling sulit dicari keberadaannya karena selalu berpindah-pindah tempat dalam upaya persembunyiannya.

Pelaku dan istrinya pun diduga merupakan bagian dari jaringan besar Narkoba jenis sabu karena pengendalian peredarannya dilakukan cukup memakai telepon selular.

"Lokasi Lapas dan identitas istri pelaku pun sudah diketahui dan sedang didalami. Kuat dugaan jaringan ini terorganisir dan jaringan besar. Kita akan segera ungkap," tambah Yaser.

Baca juga: Dinilai Hanya Coba-coba, 4 Pemakai Narkoba yang Diduga Pejabat dari Gorontalo Akan Direhabiltiasi

Diintai hingga beberapa hari

Pelaku berhasil ditangkap setelah petugas melakukan pengintaian beberapa hari sampai akhirnya diringkus berikut barang bukti di kawasan Jalan Situ Gede, Kota Tasikmalaya.

Lokasi itu pun dijadikan tempat yang dijanjikan pelaku untuk menyimpan paket sabu dengan pembeli yang sebelumnya diatur oleh suami istri tersebut.

“Pelaku kami tangkap di Jalan Situ Gede saat akan menempelkan sabu beserta barang bukti 10 paket sabu dalam bungkus rokok dan 16 butir pil ekstasi,” ujar Yaser.

Sesuai pengakuan pelaku, lanjut Yaser, bisnis haramnya bersama sang istri tersebut telah dilakukan selama 7 bulan lebih dengan upah yang didapatkan Rp 100.000 per gram sabu yang berhasil dijual.

Pelaku pun kini mendekam di sel tahanan Polres Tasikmalaya Kota dan dijerat Pasal 112 ayat (1) juncto 114 (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Hukuman yang disangkakan minimal 15 tahun penjara dan maksimal seumur hidup," katanya.

Baca juga: 3 Pengedar Narkoba Ditangkap, Masukkan 101 Gram Sabu di Anus dari Batam ke Kendal

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabar Terbaru Kasus Kecelakaan Bus Sriwijaya yang Tewaskan 35 Orang

Kabar Terbaru Kasus Kecelakaan Bus Sriwijaya yang Tewaskan 35 Orang

Regional
Viral, Kawasan Pelabuhan Benoa Penuh Sampah

Viral, Kawasan Pelabuhan Benoa Penuh Sampah

Regional
Mesin Motor Tiba-tiba Mati di Perlintasan Kereta, Siswa Ini Hampir Ditabrak KA Argowilis

Mesin Motor Tiba-tiba Mati di Perlintasan Kereta, Siswa Ini Hampir Ditabrak KA Argowilis

Regional
Kronologi Penangkapan Oknum PNS RSUD Bantaeng Saat Sedang Pesta Sabu di Rumahnya

Kronologi Penangkapan Oknum PNS RSUD Bantaeng Saat Sedang Pesta Sabu di Rumahnya

Regional
Kronologi Ditemukannya Biji Plastik pada Beras Bansos di Cianjur

Kronologi Ditemukannya Biji Plastik pada Beras Bansos di Cianjur

Regional
Gudang Pakan Ternak di Salatiga Terbakar, Pemilik Merugi hingga Rp 500 Juta

Gudang Pakan Ternak di Salatiga Terbakar, Pemilik Merugi hingga Rp 500 Juta

Regional
Gubernur Banten Siapkan 3 Gedung di Kota Serang untuk Isolasi OTG Covid-19

Gubernur Banten Siapkan 3 Gedung di Kota Serang untuk Isolasi OTG Covid-19

Regional
Wagub Uu: Penyebaran Covid-19 di Jabar Turun, tapi di Karawang dan Cirebon Naik

Wagub Uu: Penyebaran Covid-19 di Jabar Turun, tapi di Karawang dan Cirebon Naik

Regional
Fakta Baru Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Berstatus Tersangka dan Terancam 15 Tahun Penjara

Fakta Baru Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Berstatus Tersangka dan Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Gugus Tugas Jabar Sudah Lama Bidik Klaster Pabrik Epson di Cikarang Bekasi

Gugus Tugas Jabar Sudah Lama Bidik Klaster Pabrik Epson di Cikarang Bekasi

Regional
Kapolrestabes Makassar dan Dirreskrimum Polda Sulsel Dapat Jabatan Baru di KPK

Kapolrestabes Makassar dan Dirreskrimum Polda Sulsel Dapat Jabatan Baru di KPK

Regional
Seminggu Pengusaha Rental Mobil Tak Pulang, Istri Lapor Polisi di Pekanbaru

Seminggu Pengusaha Rental Mobil Tak Pulang, Istri Lapor Polisi di Pekanbaru

Regional
Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas di Hotel, Oknum Polisi Ini Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat

Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas di Hotel, Oknum Polisi Ini Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat

Regional
Viral, Video Anggota DPRD dan ASN Baubau Diduga Pesta Miras

Viral, Video Anggota DPRD dan ASN Baubau Diduga Pesta Miras

Regional
Gagal Tes Kesehatan, Bacalon Bupati Solok Gugat KPU ke Bawaslu

Gagal Tes Kesehatan, Bacalon Bupati Solok Gugat KPU ke Bawaslu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X