3 Pengedar Narkoba Ditangkap, Masukkan 101 Gram Sabu di Anus dari Batam ke Kendal

Kompas.com - 26/02/2020, 12:10 WIB
Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Polisi, Benny Gunawan saat jumpa pers terkai penangkaan pengedar narkoba. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATINKepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Polisi, Benny Gunawan saat jumpa pers terkai penangkaan pengedar narkoba. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN

KENDAL, KOMPAS.com - Pengedar narkoba jaringan internasional berinisial AA ( 34) dan K (44) asal Kendal, Jawa Tengah, dan HY (40) warga Batam, ditangkap di Kaliwungu, Kendal.

Mereka ditangkap usai bertransaksi sabu-sabu seberat 101,74 gram. 

Salah satu pengedar narkoba HY, mengaku  sabu-sabu yang dikemas dalam kapsul tersebut dibawa dari Batam.

Sabu-sabu disimpan di anusnya. Setelah sampai di Bandara Juanda, HY dan K naik bus menuju Semarang. Setelah tiba di Semarang, mereka naik taksi ke Kendal untuk bertemu AA.  

“Baru sampai di Kaliwungu, kami sudah ditangkap,” kata HY di kantor BNN Kendal, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Kronologi Pengedar Narkoba Tewas Ditembak Saat Akan Tikam Polisi

HY mengatakan, dia dan K hanya sebagai kurir untuk mengantarkan sabu tersebut. Upahnya, Rp 10 juta per orang.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah, Benny Gunawan mengatakan, AA, K, dan HY adalah pengedar narkoba  jaringan internasional. 

Selain mereka bertiga sebenarnya ada beberapa pengedar lain yang tersebar untuk mengedarkan narkoba.

“Sebelumnya sudah ada yang ditangkap di Batam dan Jawa Timur," kata Benny.

Penangkapan AA, K, dan HY berdasarkan informasi dari masyarakat, Kamis (20/2/2020). 

Lalu tim pemberantasan BNNP Jawa Tengah bekerja sama dengan tim Bea Cukai Kanwil Jawa Tengah dan tim Bea Cukai Tanjung Mas melakukan penyelidikan bersama. 

Dari penyelidikan itu, tim menjumpai taksi warna putih yang melintas di jalan raya Kendal-Semarang, dengan penumpang dua orang, masing-masing HY dan K. 

“Setelah kami hentikan, dua orang penumpang itu mempunyai ciri-ciri yang sama dengan orang yang kami cari. Setelah kami geledah, ditemukan barang bukti satu paket sabu berbentuk kapsul terbungkus lakban hitam,” ujarnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Regional
120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

Regional
Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X